LDKS SMPN 56 Surabaya Resmi Ditutup, Siswa Ikuti Tradisi Penyiraman

Surabaya Wartapos.id,– Kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) SMP Negeri 56 Surabaya resmi ditutup pada Sabtu (31/10/2026), setelah berlangsung selama dua hari di Mako Kompi 2 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Jatim.
Penutupan kegiatan berlangsung dengan suasana penuh kebersamaan melalui tradisi penyiraman kepada para siswa dan siswi. Tradisi tersebut menjadi simbol berakhirnya rangkaian kegiatan sekaligus harapan agar seluruh materi dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti LDKS dapat diterapkan dalam kehidupan sekolah.
Selama dua hari, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai wawasan kebangsaan, kedisiplinan, kekompakan, serta dasar-dasar kepemimpinan. Materi tersebut diharapkan mampu membentuk karakter siswa yang bertanggung jawab dan memiliki jiwa kepemimpinan dalam menjalankan organisasi sekolah.
Komandan Kompi 2 Batalyon A Pelopor, AKP Supriadi, S.Kom., menyampaikan: “Melalui kegiatan LDKS ini, kami berharap seluruh siswa dapat mengambil pelajaran dan pengalaman positif selama mengikuti pembekalan di Mako Brimob. Jadilah pemimpin yang disiplin, bertanggung jawab, memiliki rasa kebersamaan, serta mampu menjadi teladan bagi teman-temannya. Ilmu yang didapat selama dua hari ini jangan hanya menjadi kenangan, tetapi harus diterapkan dalam kegiatan organisasi maupun kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah.”
AKP Supriadi juga berharap kegiatan tersebut dapat mempererat hubungan antara Brimob dan dunia pendidikan, sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan, kedisiplinan, serta semangat generasi muda dalam mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan.
Kegiatan ditutup dengan penuh keakraban dan kebersamaan. Diharapkan seluruh peserta LDKS SMPN 56 Surabaya dapat membawa manfaat dari pengalaman tersebut untuk kemajuan organisasi sekolah dan menjadi generasi muda yang berkarakter, berintegritas, serta bertanggung jawab. (Oni)





