
Malang Wartapos.id,– Sosok pemimpin yang dekat dengan masyarakat kembali ditunjukkan oleh Komandan Kodim (Dandim) 0818/Kabupaten Malang, Letkol Bayu Nugroho, saat melaksanakan kunjungan ke rumah Mbah Suti, warga Desa Taji, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, yang menerima bantuan rehabilitasi rumah dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130.
Kunjungan tersebut menjadi momen penuh kehangatan yang memperlihatkan kedekatan antara TNI dan masyarakat. Tanpa sekat, Letkol Bayu Nugroho menyempatkan diri menyapa dan berbincang langsung dengan Mbah Suti beserta suaminya, yang selama ini tinggal berdua di rumah sederhana tersebut.
Kehadiran orang nomor satu di Kodim 0818/Kabupaten Malang itu disambut dengan penuh kebahagiaan oleh Mbah Suti. Ia merasa terharu sekaligus senang karena rumahnya mendapat perhatian melalui program rehabilitasi rumah dalam kegiatan TMMD ke-130.
Suasana kekeluargaan semakin terasa ketika Mbah Suti menyuguhkan masakan sederhana hasil olahannya sendiri kepada Dandim. Hidangan ala rumahan tersebut disajikan dengan penuh ketulusan sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan rasa terima kasih atas kunjungan yang diberikan.
Dengan penuh keakraban, Letkol Bayu Nugroho menerima suguhan tersebut dan menyantap hidangan yang disediakan. Tidak tampak kecanggungan dalam suasana itu. Momen sederhana tersebut menjadi gambaran bahwa kedekatan seorang pemimpin tidak selalu ditunjukkan melalui kata-kata, tetapi juga melalui sikap, perhatian, dan kesediaan untuk hadir di tengah masyarakat.
Kunjungan ini sekaligus mencerminkan semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat yang terus dipelihara melalui berbagai kegiatan sosial dan pembangunan di wilayah Kabupaten Malang.
Melalui program TMMD ke-130, bantuan rehabilitasi rumah diharapkan dapat memberikan hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk Mbah Suti dan suaminya.
Kehangatan pertemuan tersebut menjadi pengingat bahwa di balik tugas menjaga wilayah dan mengabdi kepada negara, TNI juga hadir sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat.
Kesederhanaan hidangan yang disuguhkan Mbah Suti pun menjadi simbol ketulusan, kebersamaan, dan hubungan harmonis antara prajurit TNI dan rakyat yang senantiasa harus dijaga. (Oni)





