Belajar Diniyah Qur’an Pemula di Wononulyo, Cetak Generasi Cinta Al-Qur’an

Kalimantan Wartapos id,– Menjelang sore hari, suasana di Desa Wononulyo, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, tampak berbeda. Sejumlah anak-anak berkumpul di salah satu rumah warga untuk mengikuti kegiatan belajar Diniyah Qur’an pemula yang dilaksanakan secara sederhana namun penuh semangat.
Kegiatan tersebut menjadi sarana positif untuk mengisi waktu luang sekaligus menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini. Dengan suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, para peserta belajar membaca Al-Qur’an secara bertahap sesuai kemampuan masing-masing.
Pengajar kegiatan, Ustad Waidin, menjelaskan bahwa pembelajaran menggunakan pendekatan Diniyah dengan metode Tilawati yang dipadukan dengan sistem pembelajaran khas pesantren.
“Kegiatannya menggunakan pendekatan Diniyah dengan metode Tilawati yang dipadukan dengan Diniyah khas pesantren. Targetnya bukan hanya agar anak-anak lancar membaca Al-Qur’an, tetapi juga dapat melanjutkan ke tahapan menghafal Al-Qur’an hingga 30 juz,” tutur Ustad Waidin.
Menurutnya, pembinaan Al-Qur’an sejak dini sangat penting untuk membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia dan memiliki kecintaan terhadap ajaran Islam. Melalui kegiatan ini diharapkan akan lahir generasi yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, tetapi juga mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.
Masyarakat setempat menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap program belajar Diniyah Qur’an ini dapat terus berlanjut serta berkembang sehingga semakin banyak anak-anak yang mendapatkan manfaatnya.
Dengan semangat kebersamaan dan tekad untuk mencetak generasi Qur’ani, kegiatan belajar Diniyah Qur’an pemula di Desa Wononulyo menjadi langkah nyata dalam menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan membangun masa depan yang lebih baik bagi generasi penerus bangsa. (Oni)





