Mojokerto

Pelabelan Warung UMKM, Langkah Nyata Mahasiswa Tim KKN BBK 6 UNAIR di Desa Claket untuk Kembangkan Usaha Warga

Mojokerto Wartapos.id – Sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Belajar Bersama Komunitas (BBK) 6 Universitas Airlangga (UNAIR) melaksanakan kegiatan bertajuk Pelabelan Warung UMKM di Desa Claket, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, pada Minggu (20/07/2025). Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mendukung penguatan identitas usaha lokal sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi desa.

Berbeda dari pelabelan massal, program ini dimulai dengan satu warung sebagai proyek percontohan. Warung milik Ibu Wati, warga Desa Claket, dipilih sebagai warung pertama yang dilabeli. Tim KKN-BBK 6 mendesain dan memasang label identitas warung yang mencantumkan nama usaha, jenis dagangan, dengan tampilan visual yang sederhana namun informatif.

Ketua pelaksana program, Adella Salwa, menjelaskan bahwa pelabelan ini merupakan bentuk dukungan terhadap UMKM di desa yang selama ini belum memiliki identitas usaha yang jelas. Hal ini disampaikan bahwa pelabelan ini merupakan bagian dari pendekatan bertahap dalam mendukung pelaku usaha kecil di desa.

“Kami memulainya dari satu warung sebagai contoh. Identitas usaha seperti nama dan label visual bisa memberi kesan profesional dan meningkatkan kepercayaan pelanggan,” ujar Adella, mahasiswa Fakultas Vokasi UNAIR.

Ia menambahkan bahwa pelabelan ini bukan hanya soal estetika, tapi juga bagian dari edukasi branding sederhana bagi pelaku UMKM.

Wati selaku pemilik warung menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dari mahasiswa. Ia merasa lebih percaya diri karena kini warungnya memiliki nama dan tampilan

yang lebih menarik. “Dulu ya cuma buka biasa saja. Sekarang anak-anak sekolah suka lihat labelnya dan jadi lebih mudah kenal warung saya. Alhamdulillah, jadi lebih bagus sekarang. Mudah-mudahan orang-orang juga makin gampang kenal,” ungkapnya.

Kepala Desa Claket, Pak Umbar, turut mengapresiasi inisiatif mahasiswa. Menurutnya, program ini sederhana namun bermanfaat bagi pelaku usaha kecil. “Semoga ke depan warung lain juga bisa ikut diberi label, agar usaha mereka makin dikenal,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, inisiatif ini juga mendukung tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 8 tentang pertumbuhan ekonomi lokal.

Meski baru satu warung yang dilabeli, tim KKN-BBK 6 berharap langkah ini dapat menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM lain di Desa Claket. “Kami berharap dari satu warung ini, semangat untuk memperkuat usaha kecil bisa menyebar perlahan di lingkungan sekitar,” tutup Adella.

Penulis : Adella Salwa

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button