
SIDOARJO, Wartapos.id – Dalam satu dekade BPJS Sidoarjo terus memberikan informasi, dan kontribusi pada masyarakat melalui progran JKN ( Jaminan Kesehatan Nasional ) dalam membangun Indonesia sehat, melalui kegiatan menjalin kerjasama Jurnalis dan BPJS Sidoarjo di adakan Gethering Media dan workshop di Hotel Luminor yang di ikuti puluhan Jurnalis baik cetak maupun online Rabu, ( 25/9/2024 ).
Dalam pemaparannya Kepala Cabang BPJS Sisoarjo Munaqid, “Bahwa program JKN terus di gaungkan pada masyarakat melalui Jurnalis, juga kita mengandeng Konten kreator dalam memberikan informasi BPJS, juga akses kemudahannya dalam mengakses melalaui media sosial. Ada 1,7 Juta di kabupaten Sidoarjo yang sudah tercover BPJS kesehatan, dunia mengakui di 10 tahun ( 1014 – 2024 ) ini mampu memberikan pelayaan kesehatan yang menyeluruh, kita juga mempunyai mobil JKN dan Pandawa center yang setiap waktu masukkan dan kritik siap melayani 24 jam”.
Masih kata Munaqib’ dulu ketika di Rumah Sakit kita harus memfotocopi KTP, KK, namun kita bekerja sama denga Dispendukcapil dan Dinsos di sepakai bahwa hanya dengan menunjukan KTP cukup itu saja tanpa ribet. Ada dua UHC ( Universal Health Civerage ): UHC non katof yaitu tidak ada batasan ( tidak menunggu tanggal 1 di setiap bulannya ), dan UHC katof harus menunggu tanggal 1 di setiap bulannya sehingga BPJS bisa di gunakan. UHC Dalam artinya memastikan masyarakat memiliki akses yang terjangkau dalam pelayanan kesehatan.
Lebih lanjut Munaqib yang murah senyum dan santun ini, di Rumah Sakit yang tercover BPJS perlu di ketahui untuk rawat inap kalau ada biaya tambahan ketika kelas 2 naik ke kelas 1, namun untuk kelas 3 tidak bisa karena ada biaya tujuh ribu yang masih di subsidi Pemerintah, ada 25 Rumah Sakit yang bekerja sama dengan BPJS Sidoarjo, dan ada 21 penyakit yang tidak bisa di jamin oleh BPJS contoh kecelakaan, merubah gigi kecantikan merubah hidung, balap motor dll, “paparnya.
BPJS juga menghimbau Rumah Sakit untuk bisa memasang foto, nama dokter, dan jam prakteknya baik di poli maupun akses di pintu RS yang di lewati masyarakat juga bila pengaduan kita siapkan stiker dengan no WA dan nama petugas BPJS yang menangani. Dan BPJS sangat di butuhkan masyarakat oleh karena itu daftarkan diri dan keluarga anda datangnya sakit tidak ada yang tahu, dulu kesehatan itu mahal, tapi sekarang sakit itu mahal maka BPJS selalu hadir untuk membantu masyarakat, bila ada Rumah Sakit yang melanggar ketentuan SOP dengan BPJS kita akan evaluasi lebih, “ujarnya. BPJS Menyala Abangku. ( rif )





