HALTE RIWAYATMU KINI, SUDAH TUA DAN TAK TERURUS


Sidoarjo, Wartapos.id – Dalam amanatnya Halte adalah sebuah tempat pemberhentian bagi kendaraan umum yang meliputi kendaraan bertrayek, yang di komandani Dinas Perhubungan. Untuk masyarakat umum yang mau menggunakan jasa kendaraan umum seperti Bus, Lyn, dan Elf .
Pada hakekatnya bila fasilitas yang tidak layak dan berbahaya bagi pengguna jasa angkutan umum, ini yang menjadi antensi dan perlu perhatian serius Dinas terkait maupun pemerintah.
Salah satunya Halte di depan markas Pasmar 2 Marinir Gedangan Sidoarjo , Halte yang di bangun melalui dana APBD daerah , dulu sangat bagus di bangun guna untuk fasiltas umum untuk mayarakat guna untuk menunggu kendaraan umum.
Namun seiring waktu Halte tersebut tak pernah tersentuh perbaikan, besinya yang banyak karatan, tiang nya mau ambruk, sangat berbahaya apalagi volume dan mobilitas kendaraan di jalan situ sangat padat, belum nanti di musim penghujan setidaknya banyak pengendara yang berhenti untuk berteduh , jangan sampai ada korban jiwa berjatuhan karena tertimpa tiang Halte. Seakan Dinas terkait abai dan seakan tak ada perhatian sama sekali. Ketika Wartapos mengkonfirmasi salah satu masyarakat yang sering menggunakan jasa angkutan umum Iwan ‘ harapan segera di perbaiki mas ! Dan supaya fasiltas umum yang di peruntukan bagi masyatakat bisa di gunakan dengan enak dan tidak kumuh,
masih katanya ” juga masyarakat yang tidak bertanggung jawab untuk sadar tidak corat coret di fasiltas umum, AYO DI JAGA ,kalau rusak dan kotor yang rugi juga kita sendiri mas, dan kalau nunggu angkutan umum panas mas.’
Kerusakan Halte menyebabkan bertambahnya permasalahan transportasi di berbagai sudut kota. Pengguna menjadi malas untuk menggunakan moda tranportasi karena sarana dan prasarana tempat pemberhentian kendaraan umum. Yang tidak terurus, jangan seperti ibu tua yang di asuh anak tiri, padahal pemerintah menghimbau untuk mengatasi permasalah kemacetan yang di sebabkan kendaraan pribadi maka kendaraan umum adalah alternatifnya mari berbenah .
Reporter : rif





