
BANGKALAN, Wartapos.id – Perkembangan wabah Covid-19 di Kabupaten Bangkalan perlu menjadi perhatian seluruh lapisan masyarakat. Pemerintah Kabupatan Bangkalan melalui Gugus Tugas percepatan Penanggulangan Covid-19 dengan dibantu beberapa komunitas dan elemen masyarakat telah bekerja keras dalam upaya memutus mata rantai penularan. Tetapi, segala upaya yang dilakukan tidak akan efektif bila tanpa dukungan dan partisipasi dari seluruh masyarakat agar mau mematuhi segala anjuran dan himbauan yang disampaikan.
Terkonfirmasi Positif Covid-19 sebanyak 18 Orang pada Kamis (07/05/2020), Humas Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bangkalan mengeluarkan keterangan pers. Dalam keterangan persnya, Humas Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19, Dr. Agus Zein, S.Pd, M.Pd menjelaskan penambahan pasien yang terkonfirmasi berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan.
“Ketiga orang terkonfirmasi positlf Covid-19 sebagai pasien ke- 16,17 dan18, masing-masing adalah M (40 tahun) asal Desa Lajing, Arosbaya, S (35 tahun) asal Desa Lajing, Arosbaya, dan F (34 tahun) asal Desa Tengket, Kecamatan Arosbaya. Ketiganya adalah pelaut yang tiba di Bangkalan pada tanggal 9 April 2020 (bersama ketiga orang ini, seorang pelaut, F sudah lebih dahulu terkonfirmasi Positif Covid-19.),” papar Agus menjelaskan.

Menurut Agus, atas hasil tracing dari F, ketiganya telah melakukan isolasi mandiri di rumah dan di hari ke- 14 masa isolasi, tanggal 24 April 2020 dilakukan Rapid Test dengan hasil reaktif (positif). Keesokan harinya yakni pada tanggal 25 April 2020 dilakukan pemeriksaan Swab/PCR. Sambil menunggu hasil Swab/PCR pada tanggal 27 April 2020 ketiganya memilih isolasi di Balai Diklat Bangkalan.
“Hari ini, Kamis, tanggal 07 Mei 2020, hasil Swab/PCR ketiganya dinyatakan positif, selanjutnya malam ini (Kamis. 07 Mei 2020 Pukul 20.00 WIB) ketiganya dirujuk ke RSUD Syamrabu Bangkalan,” jelasnya.
Dengan terkonfirmasinya tiga orang sekaligus pada hari ini. Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Bangkalan berharap kepada masyarakat luas di seluruh penjuru wilayah Kabupaten Bangkalan agar benar-benar mau mentaati segala anjuran dan himbauan yang disampaikan oleh pemerintah melalui Gugus Tugas Covid 19 tingkat Kabupaten maupun Satuan Tugas Covid-19 yang sudah terbentuk di tingkat Desa/Kelurahan.
Secara terpisah, terkait masih banyaknya masyarakat Bangkalan yang mengabaikan anjuran dan himbauan perihal social distancing maupun physical distancing, seperti yang terlihat di sekitar jalan Jenderal A Yani (Utara Alun-alun), Pecinan (Jalan Jenderal Sudirman), Depan RSUD Syamrabu Bangkalan dan sepanjang jalan KH. Kholil Bangkalan, masyarakat Bangkalan masih melakukan aktivitas seperti jual beli, berkerumun dan aktivitas normal lainnya.
Menanggapi hal tersebut, melalui Sambungan WhatsApp, Agus menyampaikan, ”Sebenarnya kita ingin berlaku bijak dengan cara persuasif, dalam artian mereka memilik kesadaran sendiri untuk bisa mematuhi himbauan pemerintah dalam menghadapi wabah virus ini. Tetapi, disisi lain mereka sebenarnya mengejar pembeli agar dagangannya laku. Pada posisi ini pemerintah menyadari bahwa kehidupan ekonomi mereka harus tetap jalan,” jawabnya.
Terakhir, Agus menyampaikan,”Kalau kita paksa mereka tidak berjualan, kita mesti bertanggungjawab atas kebutuhan mereka. Maka solusinya kalau mereka sama-sama menyadari, silahkan berjualan tetapi taat protokol. Jangan sampai berkerumun tetapi tetap jaga jarak antara penjual dan pembeli, termasuk sesama pembeli. Jangan lupa pakai masker,” ujarnya mengakhiri.
Pewarta : Ahsan
Editor : Samsul Hadi





