BangkalanJatim

Bappeda Bangkalan Dapat Kunjungan Dewan Dari PACITAN

BANGKALAN, Wartapos.id – Wakil Ketua DPRD bersama 7 orang anggota Komisi 3, DPRD Kabupaten Pacitan melakukan Kunjungan kerja di Kabupaten Bangkalan. Kedatangan rombongan dewan dari Kabupaten paling ujung dari provinsi Jawa Timur dan berbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah tersebut menuju Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bangkalan pada Jum’at (29/11/2019) pagi.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pacitan, Drs. Eko Setyoranu menyampaikan bahwa kunjungan kerja DPRD Pacitan ke Bapenda Kabupaten Bangkalan merupakan upaya sharing dan menimba ilmu mengenai peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Kabupaten Bangkalan.

“Kita perlu Shering terutama peningkatan PAD dari beberapa sektor. Contohnya tadi untuk penertiban pajak restoran, ada Tapping box, ini kan kami perlu mencontoh. Karena itu kerja sama dengan Bank Jatim. Sedangkan Bank Jatim di Kabupaten kami, pacitan belum ada konfirmasi untuk itu. Ini ilmu, nanti sampai di daerah juga akan menanyakan bagaimana Bank Jatim untuk kabupaten Pacitan, coba kalau bisa nanti dilakukan seperti di Bangkalan.”

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pacitan yang merupakan politikus asal Faraksi PDIP tersebut juga menyampaikan bahwa saat kunker tadi, Dirinya mengetahui kalau di Bangkalan telah dibentuk Satuan Tugas (satgas) tertib penarikan pajak, “Di Bangkalan ini ada Satgas tertib penarikan pajak. Pajak dari reklame, dan sebagainya. Ini coba kalau kita adopsi dari sini dan diterapkan diwilayah kami, ini juga ilmu juga yang Insya’Alloh akan meningkatkan PAD kami,” tutur Eko Setyoranu menjelaskan.

Sementara itu, Sekertaris Badan pendapatan Daerah, Moh.Kosim menyampaikan,”Kami menerima kunjungan dari Pacitan dan kami sampaikan kelebihan-kelebihan yang ada pada kami, begitu pula, kami mengadopsi kelebihan-kelebihan yang telah diterapkan di Pacitan kita adopsi untuk diterapkan sebagai perbaikan bagi kami di Bapenda,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kosim menyampaikan bahwa sistem koordinasi antara unit-unit penghasil di Pacitan lebih bagus dan perlu diterapkan di Bangkalan,”Karena beliau ini dari dewan, maka secara teknis kurang mengetahui sistem koordinasinya.” Tutup Kosim. (San)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button