BangkalanJatim

132 Pejabat Struktural DiLantik Serentak Oleh Bupati Bangkalan

Pelantikan 132 pejabat

BANGKALAN, Wartapos.id – Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron kembali melakukan pelantikan pejabat Struktural di lingkungan pemerintah kabupaten Bangkalan. Total sebanyak 132 (seratus tiga puluh dua) pejabat struktural yang dimutasi, dilantik serentak pada Rabu (09/10/2019) di Pendopo Agung Kabupaten, Jalan Letnan Abdullah Nomer 01 Bangkalan.

Dalam sambutannya, Ra Latif (sapaan akrab Bupati Bangkalan) mengucapkan selamat kepada para pejabat struktural yang hari ini Dilantik secara serentak, “Saya selaku pribadi dan atas nama pemerintah Kabupaten Bangkalan ingin menyampaikan, selamat kepada saudara-saudara para pejabat pimpinan tinggi Pratama, administrator dan pengawas dilingkungan pemerintah Kabupaten Bangkalan yang baru saja dilantik,” ujar Ra Latif dalam sambutannya.

Dalam sambutannya, Ra Latif berpesan agar melaksanakan amanah yang diberikan,”Kiranya amanah dan kepercayaan yang diberikan oleh negara dipundak saudara-saudara sekalian benar-benar dijalankan dengan penuh perhatian, komitmen dan rasa tanggungjawab yang tinggi,” pesan Ra Latif dalam sambutannya.

Ra Latif juga menyampaikan bahwa pelaksanaan mutasi dan promosi hari ini dalam rangka mengisi jabatan,”Mutasi dan Promosi hari ini dalam rangka pengisian Jabatan, baik jabatan pimpinan tinggi Pratama, jabatan administrator maupun jabatan pengawas. Khusus pejabat yang dilantik dalam jabatan Pratama merupakan hasil proses seleksi secara terbuka yang dilakukan oleh panitia seleksi dan telah mendapat persetujuan atau rekomendasi dari komisi aparatur sipil negara. Selain itu juga, Pejabat yang dilantik dalam jabatan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bangkalan juga sudah mendapatkan persetujuan dari kementerian dalam negeri sebagaimana Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri yang telah dibacakan,” Ujar Ra Latif.

Ditemui seusai acara pelantikan, kepada wartawan, Ra Latif menyampaikan bahwa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang beberapa waktu yang lalu sempat kosong, sudah terisi, “Yang seharusnya ada 10 OPD yang dilantik pada hari ini, 1 OPD ditunda yaitu Dinas Kesehatan. Karena ada perbedaan pandangan oleh Komisi ASN di pusat.” Tutur Ra Latif.

Lebih lanjut, Ra Latif menjelaskan terkait ditundanya Pelantikan Kepala Dinas Kesehatan, ”Yang bersangkutan yang seharusnya dilantik hari ini dipermasalahkan terkait yang dulu awalnya dari Fungsional ke Struktural, lalu kembali ke Fungsional, sekarang ke Struktural lagi. Jadi masih ada perdebatan, sehingga harus ditunda dulu.” Jelasnya.

Menurut Ra Latif, untuk pejabat yang bersangkutan (Calon Kepala Dinas Kesehatan,red) , kalau dari segi kepangkatan sudah memenuhi standar dan hasil fit and proper testnya sudah bagus. Sehingga untuk jabatan Kepala Dinas Kesehatan masih di jabat Plt sampai ada keputusan selanjutnya. Ra Latif juga menyampaikan bahwa untuk OPD yang masih kosong akan dilakukan seleksi dan membentuk tim pansel kembali. (San)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button