
Surabaya Wartapos.id,– Kodim 0830/Surabaya menerima kunjungan Tim Pengumpulan dan Penyajian Data Teritorial dari Staf Direktorat Pusat Informasi Teritorial (Pusterad), bertempat di Makodim 0830/Surabaya, Jalan Gresik No. 52, Perak Barat, Rabu (29/10/2025). Rombongan tim Pusterad dipimpin oleh Brigjen TNI Heri Dwi Subagyo, selaku Direktur Pusat Informasi Teritorial (Dirpit Pusterad), didampingi Kolonel Inf Yudhi Diliyanto, S.I.P. beserta staf pendukung.
Kegiatan tersebut bertujuan melakukan pengumpulan, verifikasi, dan penyajian data teritorial di wilayah Kodim 0830/Surabaya, guna mendukung penyusunan informasi strategis dalam pembinaan teritorial TNI AD.
Dalam sambutannya, Dandim 0830/Surabaya Kolonel Inf Bambang Raditya, M.Han. menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi atas kunjungan tim dari Pusterad. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting dalam peningkatan kualitas data teritorial di wilayah Kodim 0830/Surabaya. “Kami menyambut baik kunjungan tim Pusterad. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menambah wawasan dan membawa dampak positif bagi satuan dalam melaksanakan pembinaan teritorial di wilayah,” ujar nya.
Sementara itu, Brigjen TNI Heri Dwi Subagyo selaku Dirpit Pusterad membacakan amanat Komandan Pusterad, yang menekankan pentingnya kegiatan pengumpulan dan penyajian data teritorial sebagai bagian dari siklus pembinaan teritorial (Binter). “Pada kesempatan ini saya selaku Komandan Pusterad mengucapkan terima kasih kepada Pangdam V/Brawijaya, Danrem 084/Bhaskara Jaya, dan khususnya kepada Dandim 0830/Surabaya beserta jajarannya,” ujar Brigjen Heri dalam amanatnya.
Beliau menjelaskan bahwa kegiatan tersebut meliputi pengolahan perencanaan, pengumpulan, dan penyajian berbagai informasi terkait obyek Binter (Geografi, Demografi, dan Kondisi Sosial) yang merupakan proses berkelanjutan. “Berbagai informasi yang telah menjadi data teritorial akan digunakan sebagai dasar untuk menyusun rencana pembinaan teritorial (Renbinter) yang tepat di wilayah. Bila hal ini tidak dilakukan dengan baik, maka program Binter yang dilaksanakan Satkowil tidak akan maksimal dan tidak tepat sasaran,” tegasnya.
Lanjutnya, Komandan Pusterad (Danpusterad) juga menekankan bahwa kegiatan Binter di wilayah harus dilaksanakan secara berkesinambungan mulai dari pengumpulan data, penyusunan rencana, hingga pelaksanaan program di lapangan. Ia juga mendorong adanya evaluasi dan pembenahan agar pelaksanaan Binter di wilayah lebih optimal dan tepat sasaran. “Kegiatan ini penting untuk mengukur sejauh mana mekanisme pengumpulan dan penyajian data teritorial dilaksanakan di jajaran Kodim 0830/Surabaya. Saya harapkan semua personel serius mengikuti dan melaksanakan seluruh rangkaian kegiatan,” pesannya.
Sebelum mengakhiri amanat, Brigjen Heri Dwi Subagyo menyampaikan beberapa penekanan kepada seluruh aparat kewilayahan (Apkowil), yaitu:
1. Apkowil harus terus meningkatkan kemampuan deteksi dini dan cegah dini.
2. Wajib melakukan pelaporan berjenjang dan terus-menerus mengenai informasi penting di wilayah.
3. Apkowil dilarang terlibat dalam hal-hal ilegal dan melanggar hukum.
4. Apkowil harus tetap bersemangat dan bertugas sesuai dengan koridor keprajuritan dan agama.
Kegiatan diakhiri dengan tanya jawab dan kegiatan berjalan lancar dan penuh keakraban, serta ditutup dengan sesi foto bersama. (Oni)





