
Jombang, Wartapos.id – Keberadaan masjid di lingkungan sekolah dinilai sangat strategis sebagai tempat untuk meningkatkan nilai religiusitas dan menyempurnakan proses pendidikan bagi para pelajar di SMPN 1 Mojoagung. Dikemas dengan tasyakuran peresmian masjid ini ditandai dengan pemotong pita seluruh warga sekolah turut menggelar tahlil, istighotsah, dan doa bersama. Rabu ( 12/03/25 ).
Kepala sekolah SMPN 1 Mojoagung Yoni Tri Joko Kurnianto, S.Pd, M.Si menyampaikan pengembangan dari musholla At-Taqwa yang dulu kapasitas nya kurang lebih 50 orang tidak bisa menampung jamaah banyak. Dengan doa dan ikhtiar bersama direncanakan / di musyawarah kan pembangunan masjid At -Taqwa bisa berdiri kokoh dan megah, syukur Alhamdulillah dengan waktu dua tahun setengah akhirnya masjid At -Taqwa bisa di resmikan dan bisa menampung jamaah kurang lebih 1000 orang, “tuturnya.
Pembangunan masjid At -Taqwa menghabiskan dana kurang lebih 1,5 M , ini murni infak dan sedekah dari alumni, orang tua murid, bapak ibu guru, karyawan, dan siswa, khusus nya dari siswa ada istilah nya infaq hari an Rp. 1000 – Rp. 2000 dan Alhamdulillah berkat dukungan dari salah satu alumni 1978 memberikan donasi keramik sebanyak 460 karton. Juga anggota DPR RI, Sadarestuwati, S.P, M.M.A. dari FPDIP mewakili Daerah Pemilihan Jawa Timur 8. Memberikan 100 sak semen dan juga sumbangan 100 sak lebih dari toko bangunan yang ada di Mojoagung yang kebetulan anak anak nya sekolah di SMPN 1 Mojoagung, ” jelasnya.

” Pada hari Rabu (12/03/25 ) masjid At -Taqwa kita resmikan dengan mengadakan tasyakuran bersama seluruh warga sekolah, komite, alumni, tokoh masyarakat, donatur, dan seluruh warga sekolah. Cita cita kami tidak hanya berhenti membangun, tidak berhenti sholat jama’ah tetapi masjid At -Taqwa ini menjadi tempat untuk kajian keilmuan dan keagamaan. Harapan kami bahwa dengan adanya kegiatan keagamaan di sekolah setelah lulus dari SMPN 1 Mojoagung anak anak ada perubahan khususnya hal beribadah kepada Tuhan yang maha kuasa, “ujarnya.
Tak hanya membangun masjid berkapasitas 1000 jamaah, SMPN 1 Mojoagung juga memberikan ruangan ibadah untuk murid-murid yang beragama non muslim. “Karena kita memiliki siswa-siswi yang non muslim, kami harus memfasilitasi hal tersebut yang disebut ruangan Agris (agama Kristen). Kalau kita berkegiatan mengandung unsur Muslim, anak agris juga harus membuat kegiatan agar tidak ada ketimpangan sosial, “pungkasnya. ( Team )





