Warga Kecamatan Jombang Geram, Jalan Rusak Akibat truk Bermuatan Di Atas Kapasitas

Jember, Wartapos.id – Dengan di kawal anggota Polsek jombang, puluhan warga kecamatan Jombang turun ke jalan menghentikan truk yang bermuatan semen dari PT Imasco, berharap supir membawah truk tidak ugal ugalan,dan tidak ngebut dan jaga jarak dan tidak berbaris sampai 3 truk, akibatnya mengganggu pengguna jalan yang lain, keresahan yang di rasakan warga pengguna jalan provensi memuncak akibat kondisi jalan utama atau jalan Propinsi antara Rambipuji sampai perbatasan Jember lumajang semakin parah. Jalan yang menjadi akses utama bagi masyarakat setempat kini berubah menjadi jalur yang penuh lubang dan bergelombang,,kini nyaris tak bisa dilalui kendaraan kecil. Kerusakan ini disebabkan oleh aktivitas kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) yang melintas setiap hari, membawa muatan jauh di atas kapasitas jalan. Rabu 08/01/2025
“Sudah berkali-kali kami aksi turun jalan, tapi tidak ada tindakan nyata,” ujar salah satu pemimpin aksi demo di wilayah kecamatan Jombang,nuryasi.
Anak-anak jadi kesulitan berangkat sekolah, dan banyaknya kecelakaan sudah puluhan korban kecelakaan akibat truck besar.
Merasa diabaikan, warga akhirnya mengambil tindakan sendiri. Pagi itu, puluhan orang berkumpul di tengah jalan, membawa ban bekas, dan menghentikan para supir truk PT imasco yang bermuatan semen
Aksi ini menarik perhatian pengguna jalan, termasuk sopir truk besar yang terpaksa menghentikan perjalanan mereka. Beberapa warga menjelaskan bahwa ini bukan untuk mengganggu, tetapi sebagai bentuk protes terhadap ketidak pedulian pemerintah dan pelaku industri yang terus merusak jalan tanpa memperbaiki dampaknya.
“Kalau bukan kami yang bergerak, siapa lagi?
Kami peduli keselamatan warga pengguna jalan ,biar pengguna jalan yang lain merasa enak aman dan lancar, ujar salah satu warga yang ikut aksi turun jalan, kamal
Warga berharap, melalui aksi ini, pemerintah segera mengambil langkah tegas untuk menghentikan aktivitas ODOL dan memperbaiki infrastruktur jalan. Jika tuntutan mereka terus diabaikan, warga berjanji akan melakukan aksi yang lebih besar hingga suara mereka didengar.
Reporter,” TOTOK





