JatimMitra TNISidoarjo

Babinsa 0816/18 Sedati Agung, dampingi kegiatan rembung stunting desa

Sidoarjo, Wartapos.id— Selasa,(16/07). Di pendopo Sedati Agung, untuk membahas dan mengatasi masalah stunting, terutama pada anak-anak Sedati Agung, dalam kegiatan ini, melibatkan berbagai pihak seperti

Pak kades, sekcam sedati, ahli gizi puskesmas sedati, pendamping desa Sedati agung, kader kesehatan desa sedati agung, pak rw dan pak rt sedesa sedati agung, babinsa, Bhabinkamtibmas, serta masyarakat sedati agung,

Tujuannya adalah untuk mencari solusi dan strategi yang efektif guna mengurangi angka stunting di suatu wilayah.

Dalam kegiatan rembug stunting menunjukkan adanya berbagai inisiatif dari pemerintah dan masyarakat untuk mengatasi masalah stunting di Indonesia. Beberapa kegiatan yang dilakukan antara lain:

1. **Pertemuan dan Diskusi**: Dilakukan di berbagai tingkat, mulai dari tingkat nasional hingga lokal, untuk membahas penyebab stunting dan strategi penanggulangannya.

2. **Edukasi dan Penyuluhan**: Program-program untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi yang baik selama kehamilan dan pertumbuhan anak.

3. **Penggalangan Dana**: di anggarkan dari dana desa thn 2025 tuk kebutuhan masalah kesehatan khususnya stunting.

4. **Implementasi Program Gizi**: Pelaksanaan program-program seperti pemberian makanan tambahan bagi balita dan ibu hamil, serta pendampingan gizi bagi keluarga.

5. **Evaluasi dan Pemantauan**: Upaya untuk terus memantau dan mengevaluasi efektivitas program-program yang telah dilaksanakan.

Kegiatan rembug stunting ini merupakan bagian dari komitmen untuk meningkatkan kesehatan anak-anak dan pertumbuhan generasi masa depan yang lebih baik.Pesan dari kegiatan rembug stunting adalah pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mengatasi masalah stunting. Melalui forum ini, pemerintah, masyarakat, akademisi, dan pihak terkait lainnya dapat saling berbagi pengetahuan, pengalaman, serta sumber daya untuk menciptakan solusi yang lebih holistik dan berkelanjutan.

Pak kades menyampaikan “Secara keseluruhan, rembug stunting bukan hanya sebuah acara rutin, tetapi juga wadah penting untuk transformasi dan perubahan positif dalam kesehatan dan masa depan anak-anak Indonesia”. Khususnya sedati agung, “Pesan dari kegiatan rembug stunting adalah pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mengatasi masalah stunting. Melalui forum ini, pemerintah, masyarakat, akademisi, dan pihak terkait lainnya dapat saling berbagi pengetahuan, pengalaman, serta sumber daya untuk menciptakan solusi yang lebih holistik dan berkelanjutan”.Tuturnya.

Serda M.Imron “Kesan yang didapat dari kegiatan rembug stunting adalah atmosfer kerjasama yang harmonis dan komitmen yang kuat dari semua pihak untuk memperbaiki kondisi gizi anak-anak.

“Diskusi yang terbuka dan mendalam membantu memahami akar permasalahan stunting serta merumuskan langkah-langkah konkret untuk penanganannya. Kegiatan ini juga menginspirasi untuk terus bergerak maju dalam upaya mencapai target pengurangan stunting secara nasional”. Tuturnya. Oni

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button