JatimNganjukPelangi

Gebyar Lansia Dan Pelaksanaan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting Di Kabupaten Nganjuk

 

Nganjuk, Wartapos.id – Bertempat di rest area desa margopatut kecamatan Sawahan. Pemerintah kabupaten Nganjuk melalui dinas kesehatan kabupaten Nganjuk, telah menyelenggarakan gebyar lansia dalam rangka peringatan hari lanjut usia ke – 28 ” Lansia sehat dan berdaya untuk Indonesia emas ” , dan pelaksanaan intervensi serentak pencegahan Stunting di kabupaten Nganjuk. Hadir dalam acara tersebut, Pj bupati Nganjuk Sri Handoko Taruna, S.STP, M.Si, Pj. Ketua TP PKK kabupaten Nganjuk Ny. Eka Hariyati Taruna, kepala dinas kesehatan kabupaten Nganjuk dr. Hendriyanto, kepala dinas PPKB Nafhan Tohawi, beserta kepala OPD lainnya, kepala rumah sakit , semua camat dan kepala puskesmas se-kabupaten Nganjuk, kepala desa di Kecamatan Sawahan, Kader kesehatan, para calon pengantin, ibu hamil, balita dan lansia, pemberian bantuan sosial pada lansia, ibu hamil Kurang Energi Kronis (KEK) dan PMT untuk balita bermasalah gizi, serta pencanangan pelaksanaan intervensi serentak pencegahan stunting di Kabupaten Nganjuk, Jum’at ( 14/06/24 ).

Camat Sawahan dalam sambutanya menyampaikan terima kasih yang sebesar besarnya kepada Pj bupati Nganjuk di tengah kesibukan Pj bupati Nganjuk masih menyempatkan diri untuk bisa hadir di wilayah kecamatan Sawahan . Kami mengucapkan selamat datang di desa Margopatut dan mohon petunjuk kepada kami yang ada di kecamatan Sawahan dan para kader nanti bisa semakin menambah semangat, motivasi mereka dalam mengabdikan diri khusus nya pencegahan Stunting di kecamatan Sawahan. Perlu saya sampaikan kepada Pj bupati Nganjuk bahwa di kecamatan Sawahan ada 4 desa fokus Stunting yaitu desa Margopatut, desa Sidorejo, desa Bareng, dan desa Duren. Harapan kami sesuai target pemerintah bahwa untuk tahun depan bagaimana tadi slogan dari para kader kecamatan Sawahan zero atau bebas Stunting , ” jelasnya “.

Sementara itu, Pj. Bupati Nganjuk Sri Handoko Taruna, S.STP, M.Si berkesempatan mencanangkan pelaksanaan intervensi serentak pencegahan stunting di kabupaten Nganjuk yang ditandai dengan pemukulan gong dan dilanjutkan meninjau pelayanan di Posyandu Desa Margopatut. Bahwa dalam rangkaian acara gebyar Lansia dan pelaksanaan serentak intervensi pencegahan Stunting, kami melihat kalau kita hari ini dengan cuaca yang sangat cerah sekali ada semangat dan senyum , ada kesehatan pada diri kita ini merupakan modal yang luar biasa . Bahwa di tahun 2023 di kabupaten Nganjuk harapan hidup masyarakat Nganjuk bagi laki laki sampai usia 70 tahun sedangkan bagi perempuan harapan hidup sampai usia 74 tahun ini merupakan bagaimana kita harus ingat agar bisa menyelesaikan permasalahan kalau yang Stunting kita selesaikan dengan cepat, sedangkan kalau lansia bisa hidup bahagia. Sehat umur nya bisa lebih panjang, ” tuturnya ” .

” Berkenaan pada kegiatan intervensi serentak pencegahan Stunting di pemerintah daerah di harapkan yang pertama dapat menjadi pembelajaran bagi kita semuanya untuk meningkatkan seluruh upaya intervensi yang telah di lakukan termasuk kwalitas konvergensi Stunting seluruh pemangku kepentingan yang terlibat . Penguatan dalam pelaksanaan pemantauan dan evaluasi dari seluruh upaya yang telah dilakukan sehingga dapat menjadi input bagi perbaikan ke depan setelah kita melaksanakan kira kira apa yang perlu di laksanakan kira kira apa yang perlu di perbaiki harus sama sama di bicarakan termasuk di level kecamatan. Oleh karena itu inilah forum untuk bersinergi data dari dinas kesehatan, data dari dinas PPKB ini menjadi salah satu rujukan untuk para camat bila belum ada sesuatu yang belum tersentuh gunakan dengan baik, ungkapnya ” .

Perbaikan kebijakan perencanaan kegiatan dan kerjasama lintas sektor yang di arahkan pada keberlanjutan intervensi taktik baik yang sudah di terapkan kwalitas dari upaya pencegahan Stunting yaitu perlu terus dilakukan ini adalah suatu langkah yang tadi dimulai perencanaan setelah itu dilaksanakan, evaluasi stekcholder yang perlu kita perbaiki dengan adanya kebersamaan secara komprehensif. Setelah dilakukan evaluasi bisa memiliki target para kader, kepala desa maupun camat harus paham betul di wilayah nya contoh nya seperti kecamatan Sawahan ada 4 fokus desa harus kordinasi sama dinas kesehatan, dinas PPKB sehingga harapannya tahun ini bisa selesai, ” tambahnya ” .

Lanjut Pj. Bupati, mungkin ini adalah langkah yang baik dan saya ingin terus mendapatkan komunikasi oleh karena itu saya mengucapkan terima kasih kepada dinas kesehatan kabupaten Nganjuk yang telah membantu meningkatkan derajat kesehatan dan kwalitas hidup . Juga dari dinas PPKB bagaimana mengantisipasi dengan banyaknya kegiatan yaitu sekolah orang tua hebat ( soth ) . Saya ucapkan terima kasih terima kasih kepada tim percepatan penurunan Stunting , kader kesehatan di kabupaten Nganjuk , camat, dan kepala yang tidak kenal lelah dalam memantau, memberikan motivasi dan evaluasi intervensi Stunting yang telah sabar untuk membantu pemerintah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di kabupaten Nganjuk, ” pungkasnya ” . ( Kes / Zi )

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button