

Nganjuk, Wartapos.id – Bersih desa merupakan slametan atau upacara adat jawa untuk memberikan sesaji kepada danyang desa / para leluhur desa. Bersih desa bertujuan untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan yang maha esa dan memohon perlindungan dari hal-hal negatif dalam kehidupan sehari-hari. Bersih desa juga merupakan tradisi turun temurun dalam kebudayaan masyarakat. Hari pelaksanaan bersih desa Candirejo
di laksanakan setiap tahunnya tanggal 11 – 12 bulan ruwah didalam kalender jawa.
Tradisi bersih desa atau nyadran merupakan tradisi turun temurun yang mana masyarakat merayakan upacara syukuran yang di lakukan di punden atau petilasan desa sebagai wujud syukur kepada Tuhan yang maha kuasa atas limpahan rezeki dan syukur atas hasil panen yang melimpah serta di berikan kesehatan jasmani dan rohani, di berikan kebahagiaan, ketentraman dan kerukunan . Dengan gotong royong dalam melakukan tradisi nyadran atau bersih desa, ini merupakan cermin kerukunan warga masyarakat desa Candirejo sehingga budaya ini perlu untuk dilestarikan.
Kepala desa Candirejo Ronny Giat Brahmanto beserta perangkat desa, pendamping desa, pendamping kecamatan, ketua tim penggerak PKK beserta anggota, BPD, LPM, RT, RW, tokoh masyarakat , dan seluruh masyarakat menggelar bersih desa / nyadran . Pada hari selasa 20 Pebruari 2024 pukul 06.00 wib mengadakan khataman Al Qur’an dan selamatan di candi boto. Hari rabu 21 Pebruari 2024 pukul 09.00 wib mengadakan selamatan di rumah kepala desa, dilanjutkan pukul 10.00 wib mengadakan selamatan di candi boto. di lanjutkan pukul 11.00 wib selamatan di punden Mbah Gedong. di lanjutkan Pukul 15.00 wib selamatan di balai desa. Dan Dilanjutkan pukul 19.00 wib tayub / Langen bekso di balai desa.
Pada hari ari Kamis 22 Pebruari 2024 pukul 09.00 wib selamatan di punden sumur bumbung, di lanjutkan pukul 10.00 wib selamatan di candi boto, di lanjutkan pukul 13.00 wib tayub / Langen bekso di punden sumur bumbung. Hari Minggu tanggal 25 Pebruari 2024 pukul 19.00 wib pengajian umum Gus Arif Widodo Abdullah di dusun kalangan desa Candirejo. Dan hari selasa Tanggal 27 Pebruari 2024 pukul 19.00 – sampai selesai sholawatan ” Janur ” bersama Gus Yasir Arafat di masjid Nurul Huda desa Candirejo.

” Kepala desa Candirejo kecamatan Loceret kabupaten Nganjuk Ronny Giat Brahmanto dalam sambutannya menyampaikan bahwa sebelum Indonesia merdeka desa Candirejo sudah ada dengan di buktikan nya tugu kemenangan dari eyang empu sendok yang berhasil mengusir pasukan Sriwijaya yang akhirnya di kasih tanah kemenangan dengan di wujudkan nya candi boto yang di bangun oleh eyang empu sendok dan abdi Kinasih yaitu eyang kerto dan eyang kerti karena adanya candi maka di namakan desa Candirejo. Saya beserta perangkat desa mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan kebersamaan dalam rangka nguri nguri tradisi bersih desa Candirejo, harapan kami dengan di selenggarakan nya bersih desa / nyadran di desa Candirejo ini, kami berharap bisa mendapatkan kebaikan dari nguri nguri tradisi ini, masyarakat desa Candirejo tidak lupa tradisi leluhur yang terus menerus di lestarikan. Dengan adanya bersih desa ini masyarakat desa Candirejo di berikan kesehatan jasmani dan rohani , masyarakat diberikan kesejahteraan, perekonomian masyarakat meningkat, menjadikan masyarakat desa Candirejo yang tenteram, bahagia, guyup dan rukun, jelasnya ” .
Sementara itu camat Loceret Sukirno dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat desa Candirejo yang sangat antusias melaksanakan bersih desa dengan baik, tertib dan lancar. Banyak tokoh tokoh dan pejabat yang lahir dari desa Candirejo. Kegiatan bersih desa ini selalu di laksanakan setiap tahunnya mudah mudahan dengan kita melaksanakan kegiatan bersih desa / nyadran ini Allah swt memudahkan urusan kita, urusan dunia dan urusan akhirat. Masyarakat desa Candirejo di berikan rejeki yang banyak, hasil panen yang berlimpah serta masyarakat desa Candirejo yang gemah Ripah loh jinawi, ” tuturnya ” . ( Zi )





