GresikJatim

Lemahnya Pengawasan,  Pembangunan Pagar Makam & TPT Asal Jadi

Gresik, Wartapos.id – Program bantuan yang di kucurkan oleh pemerintah Kabupaten Gresik yang berasal dari APBD yang diduga pengerjaannya tidak sesuai dengan standar.

Untuk bantuan PAK sendiri Pengerjaanya berupa pagar makam dan pembangunan tembok penahan tanah(TPT)

Dalam hal pengerjaanya pagar makan desa pandu Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik terlihat disupkan atau dikontraktualkan, yang seharusnya pekerjaanya itu swaklola dan dikerjakan oleh warga sekitar untuk memberdayakan masyarakat setempat, namun yang terlihat dilapangan semua pekerjanya berasal dari luar desa pandu, inisial jd sebagai pemborong dan pk sebagai pengawas, pekerjanya semua berasal dari Kecamatan Balongpanggang, kalau disupkan sudah bisah dipastikan pekerjaannya asal jadi , tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Pagar pembatas pagar makan.

Di dalam pembangunan pada pagar batas makam itu sendiri tercantum papan nama dengan anggaran sebesar Rp 100.000.000, ( seratus juta rupiah).

Dari penelusuran team media beberapa waktu lalu mendapatkan narasumber dan pengaduan dari masyarakat sekitarnya yang tidak mau di sebutkan namanya memberikan keterangan ” Iya mas pembangunan pagar batas makam tersebut memang pekerjanya semua dari luar desa sini mas”. Katanya kepada awak media.

Selain pagar makam, pembangunan tembok penahan tanah yang anggaranya 100,000,000 juga terlihat dikerjakan tidak sesuai dengan RAB. Salah satu pekerja yang enggan di sebut namanya mengatakan ”  pelaksanaanya setelah di gali memakai alat berat lalu dipasang terocok baru di pasangi batu tanpa ada lantai dasarnya, dari pandangan mata awak media memang terlihat jelas kalau batu hanya dimasukkan kedalam galian yang berlumpur tanpa dikasih peredam atau lantai dasar.

Kurangnya pengawasan dan monitoring dari pemerintah, khususnya dari pemerintah kecamatan Cerme Kabupaten Gresik yang menjadikan oknum Kepala Desa melakukan tindakan tidak benar ada dugaan korupsi.

Demi melengkapi temuan dan pengaduan dari masyarakat sekitar, team dari awak Media datang ke Kantor Desa pandu Kecamatan Cerme bertujuan untuk konfirmasi.

Agus winarno selaku Kepala Desa pandu,saat dimintai keterangan terkait adanya proyek pembangunan pagar makam yang telah supkan atau dikerjakan oleh orang luar dan pembangunan tembok penahan tanah (TPT).

Agus winarno selaku kepala Desa Pandu, mengelak kalou pengerjaan pagar makam tersebut telah di supkan atau dikontraktualkan bahkan saat di tanya mengenai pembangunan TPT yang tidak memakai lantai dasar, agus terlihat kesal dan menjawab ” Kenapa kamu terus tanya-tanya mengenai pembangunan disini”.  Pungkasnya.
Dengan jawaban Agus Winarno seperti ini ada dugaan, ada yang ditutup-tutupi supaya tidak diketahui oleh media.

*Reporter : Day*

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button