BondowosoJatimMitra TNI

Bersama Kodim 0822, Perum KPH Perhutani Bondowoso Lakukan Kegiatan Reboisasi Hutan Dan Lahan Pasca Bencana

 

Bondowoso, Wartapos.id – Komandan Kodim 0822 yang diwakili oleh Kapten. Inf. Yonaidi Pasiter, bersama jajaran Perum KPH Perhutani Bondowoso, memimpin apel kesiapan pasukan dalam rangka Rehabilitasi Hutan dan Lahan.

Apel tersebut guna kesiapan program pemeliharaan kedua pasca bencana banjir bandang yang terjadi pada akhir tahun 2019 dan awal tahun 2020 lalu di wilayah kecamatan Ijen Bondowoso, Kamis (15/12/2022)

Acara tersebut dihadiri oleh BKPH Sukosari yang di ikuti kurang lebih 85 orang, dari unsur Kodim 0822, Forkopimcam Ijen, PTPN XII, LMDH Spirit ijen serta Tomas dan Masyarakat setempat

Pasiter Kodim 0822 mengatakan Musibah banjir bandang yang pernah terjadi dan melanda sebagian pemukiman warga desa di kecamatan Ijen beberapa tahun lalu, hendaknya dapat dijadikan bahan renungan.

Serta pelajaran tersendiri agar kita semua dapat terhindar dari musibah dan bancana yang disebabkan kemurkaan alam.

Dengan tegas saat sambutan Pasiter Yonaidi menghimbau ” Mari kita jaga dan pelihara alam agar alam dapat bersahabat dan menjaga kita,” tegasnya

Dari pantauan media jenis jenis bibit yang tersedia untuk kegiatan Reboisasi kali ini terdiri dari Pinus, Sengon laut dan Mahoni sebanyak 1.296. Penanaman dipusatkan pada petak 101 ( HL ) blok Gunung Suket wilayah RPH.

Ditempat yang sama Andi Adrian Hidayat Administratur Perhutani Bondowoso menyambut baik dan pihaknya sangat berterimakasih pada jajaran kodim 0822.
Atas partisipasi penuh dalam rangka ikut serta melestarikan sumberdaya hutan.

” Saya tegaskan mulai detik dan saat ini tidak boleh ada kegiatan tanaman Pertanian dalam kawasan Hutan Lindung ” tegas Andi.

Pernyataan tersebut sesuai komitmen antara Perhutani bersama Kodim, Polres dan Kejaksaan Bondowoso, serta akan dilakukan tindakan penertiban jika terbukti ada masyarakat yang melakukan pelanggaran.

Pada kesempatan itu Andi juga menyampaikan bahwa untuk kawasan hutan lindung hanya dapat dilakukan pemanfaatan dari jasa lingkungan dengan mekanisme Kerjasama.

” Kerjasama hanya tanaman buah-buahan (MPTS), dan Kopi, jadi silahkan jika ada warga atau masyarakat yang berminat ” ucap Andi

Orang nomer satu dijajaran perhutani Bondowoso tersebut juga berpesan untuk menjaga hutan lindung yang telah direboisasi dan memaspastikan tidak ada lagi penggarapan tanaman pertanian.

” Dengan tidak ada tanaman pertanian, insyaallah hutan akan memberikan fungsi dan manfaat terbaik pada umat manusia,” tutup Andi mengakhiri sambutan nya.

Sumber : Kompers Perhutani Bondowoso
Pewarta : Ekojhalu

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button