Bimtek Sinergitas Insan Pers dan Pemkab Sidoarjo , Ruang Dan Waktu, Jurnalis Berkwalitas Untuk Kemakmuran Pembangunan

 

 

Sidoarjo, Wartapos.id – Dalam memberikan penyegaran untuk insan Pers yang digagas Kominfo Kabupaten Sidoarjo yang di adakan di Jogyakarta pada Kamis dan Jumat, tanggal 17- 18 November 2022 di Pop Hotel Timoho Jogyakarta. Dalam bintek turut di hadiri ketua DPRD kabupaten Sidoarjo H.Usman M kes, Reza Komisi D DPRD Sidoarjo, Plt, Kominfo Didik T, dan Asmona wikan ketua Pemberdayaan Organisasi Dewan Pers. Bimtek di mulai pukul 19.00 Wib, dalam bimtek di hadiri oleh berbagai media baik dari elektronik, cetak dan online dengan jumblah 100 yang ikut. Bismillahiromannirohim yang di buka oleh moderator handal dari Kominfo Sidoarjo Nita Kamis malam ( 17/11/2022 )

Dalam sambutannya nara sumber ketua DPRD kabupaten Sidoarjo ” H. Usman M.kes, ini adalah bentuk silaturokhim yang harus sering di agendakan, keterlibatan insan Pers dengan pemerintah antara Legalatif dan Yudikatif tidak pernah terpisahkan saling Bersimbiosis Mutualisme, insan Pers butuh berita dan pemerintah banyak berita yang perlu di publish ke masyatakat, masih katanya juga” pemerintah jangan alergi kritik, pers sebagai kontol sosial namun juga pemberitaan harus yang seimbang, dan akurat dengan jalan konfirmasi, media bersuara tidak hanya turun ke jalan namun dengan edukasi berita yang membangun itu suatu sinergitas antara pemerintah daerah dengan awak media, dan harapan ketua DPRD ,ke depan cukup sekali ini saja dalam bimtek yang di selenggarakan di tempat seperti ini, nantinya pers ke depan di fasilitasi yang layak dan ok ujarnya.

Asmoro Wikan Ketua Pemberdayaan Organisasi Dwwan Pers, Media harus bisa maju dengan jalan mecari market yang bisa di petik, kalau sama pasar yang diperebutkan akan sulit bersaing. Jadi kita harus jeli melihat peluang yang bisa untuk berlangsungnya keberlanjutan Pers, dan bahwa pers di bangun juga tak luput dari bisnis. Saya juga mendorong perusahaan media untuk bisa terverifikasi di Dewan Pers, karena bisa memantau bila terjadi sengketa Pers, untuk kabar terbaru bahwa Dewan Pers dan Kabareskrim terjadi MOU bahwa setiap produk Pers tidak harus di bawah ke ranah hukum, tetapi harus mengetahui Dewan Pers dulu karena wewenang sepenuhnya di kembalikan ke Dewan Pers ujar pria Jogja yang ramah dan bersahaja ini.

Pemberitaan yang di bangun Pers mampu, memberikan dampak baik maupun buruk, dalam presepsi di masyarakat , sehingga ada pepatah peluru hanya bisa menembus satu kepala, namun pemberitaan berita bisa menembus puluhan kepala. Membangun sinergitas untuk pembangun adalah pararel sebuah program kedepan pembangunan Sidoarjo yang maju dan gemilang. Harapan mitra sebuah keharmonisan menunjang kestabilan dan selaras dalam ruang dan waktu. Sebuah tanya jawab adalah wajib sebelum acara di sudahi, tentang perlindungan hukum terkait sengketa Pers terkait penulisan berita, juga tentang program kedepan market jurnalis yang bisa masuk untuk kelangsungan hidup Pers, dan.persaingan mensos dan media yang saling bersaing di jaman di gitaliaasi, semua dijawab dengan gamblang oleh nara sumber. ( rif )