Lagi Asyik Main “Kuda – Kudaan” Dengan Istri Tetangga, Pasangan Mesum Di Grebek Suami Dan Warga 

Pasangan mesum yang digerebek warga

Jember Wartapos.id – Nasib sial dialami pemuda berinisial KA asal desa Padomasan Dusun Wringinsari Kecamatan Jombang Jember, dirinya digerebek warga saat asyik main “kuda – kudaan” dengan istri orang lain tak lain masih tetangga dalam satu desa.

Penggerebekan dilakukan warga bersama suami dari wanita berinisial Ar, pada senin (07/11/2022) sekitar jam 22:15 WIB, dalam penggerebekan tersebut, pasangan mesum tersebut kaget dan sontak mencari celah untuk bersembunyi dan berlari, namun warga sudah mengepung rumah tersebut hingga akhirnya pasangan mesum tersebut tidak bisa berkutik, hingga pasangan mesum tersebut diserahkan ke pihak berwajib.

Polsek Jombang melalui Kanit Reskrim membenarkan kejadian penggerebekan pasangan mesum di Desa Padomasan.

“Tadi malam kami dapat penyerahan dari warga bersama pak kades Padomasan terkait dugaan adanya perselingkuhan yang digerebek oleh warga sekitar jam 22:15,” ujar Kanit Reskrim Polsek Jombang Aiptu Amin Sarril, selasa (08/11/2022)

“Saat itu pelapor mau berangkat kerja ke luar daerah namun punya perasaan nggak enak akhirnya balik kerumahnya, sebelum sampai dirumahnya pelapor mengamati rumahnya, tidak lama kemudian melihat seseorang masuk kedalam rumahnya, setelah itu pelapor minta bantuan sama pak RT, pak RW dan perangkat setempat, ternyata benar di dalam rumah itu ada KA sama istri pelapor atas nama AD sedang asyik berduaan, kemudian di lakukan upaya untuk mengamankan KA beserta istri pelapor,” Imbuhnya.

Lebih Jauh Amin menyampaikan bahwa hasil keterangan dari pelaku mengakui kalau sudah menjalin hubungan asmara kurang lebih 4 tahun.

“Hasil penyelidikan dan pemeriksaan sementara, pelaku mengaku bawasannya keduanya ini melakukan hubungan asmara kurang lebih 4 tahun, dan kedua pihak mengakui benar telah melakukan perbuatan seperti itu di tempat – tempat lain seperti hotel dan tempat lain,” terangnya.

“Kita menunggu nanti pengaduan dari suaminya bagaimana keputusannya kalau memang di proses lanjut, maka kami siap memproses hukum lebih lanjut lagi, sementara nanti kalau memang lanjut, kita kenakan pasal 284 KUHP yang ancamanya 9 bulan penjara,” Pungkas Aiptu Amin

Reporter”TOTOK