BSW Berkolaborasi dengan Finalis Pangeran Lingkungan Hidup Sosialisasi 4R

 

Lurah Perak Utara Tri Sukoyono, S.Sos (kanan) bersama Finalis Pangeran Lingkungan Hidup 2022 Kevin Aditya Rakha, Ketua RW 04 Budiono, dan Ketua LPMK Kelurahan Perak Utara Muslikin.

Surabaya, Wartapos.id – Merayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia sebagai bentuk syukur dan mengenang para pahlawan yang berjuang adalah kewajiban kita sebagai para penerus bangsa. Namun walaupun Indonesia sudah merdeka, akan tetapi untuk saat ini Indonesia masih belum bisa dikatakan merdeka dari sampah yang terus meningkat jumlahnya.

Untuk mewujudkan Indonesia merdeka dari sampah, dalam moment HUT RI ke 77 ini dimanfaatkan oleh para pegiat lingkungan ‘Kampung Edukasi dan Swakelola Sampah’ RT 03 RW 04 yang tergabung dalam Bank Sampah Wani (BSW) dan berkolabosari dengan Finalis Pangeran Lingkungan Hidup 2022, Kevin Aditya Rakha kelas 5 perwakilan dari SDN Perak Barat Kawasan serta bekerja sama dengan Rukun Warga (RW) 4 melakukan sosialisasi untuk menyadarkan para warga khususnya di wilayah RW 4 Kelurahan Perak Utara, Kecamatan Pabean Cantian untuk ikut berperan aktif dalam menjaga lingkungan dengan cara memilah sampah serta menjalankan prinsip 4 R (Replace, Reduce, Reuse, Recycle).

Ketua Bank Sampah Wani Denik Arie Wahyuni bersama Kevin Aditya Rakha.

Sosialisasi BSW kali ini berbeda dengan sosialisasi yang dilakukan selama ini. Dengan hadirnya Finalis Pangeran Lingkungan Hidup diharapkan dapat menyadarkan warga akan pentingnya menjaga lingkungan dan mengajarkan anak-anak kita untuk selalu menerapkan prinsip 4R sejak dini.

“Dengan hadirnya finalis pangeran lingkungan hidup 2022, kita tunjukkan bahwa tugas menjaga lingkungan bukan peran orang dewasa saja. Bahkan anak-anak harus sudah diajarkan menjaga lingkungan sejak dini. Anak kecil saja bisa, masa orang dewasa tidak bisa, malu dong sama anak-anak”, imbuh Denik Arie Wahyuni yang saat ini menjabat bendahara Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Bank Sampah Indonesia (ASOBSI) Surabaya.

Selain melakukan sosialisasi, BSW juga menampilkan produk-produk dari daur ulang. Produk-produk tersebut adalah hasil dari kerajinan warga yang juga sekaligus nasabah dari bank sampah. Dengan kerja sama antara BSW dan pengrajin tersebut diharapkan dapat mengangkat kondisi ekonomi nasabah bank sampah.

Denik Arie Wahyuni selaku Ketua Bank Sampah Wani menuturkan bahwa sampah bukan hanya sekedar sampah yang hanya dibuang begitu saja, tapi juga mempunyai nilai jual. “Sampah jika dipilah dan diolah dengan benar akan mempunyai nilai jual. bahkan jika dijadikan kerajinan akan lebih mahal lagi. Pembuatan kerajinan tersebut juga merupakan bentuk pengurangan timbulan sampah dengan sentuhan kreatifitas. Jadi mari kita biasakan untuk selalu memilah sampah dari rumah dan rubah pola pikir kita tentang sampah”, tutur Denik saat ditemui wartawan di stand BSW, Minggu (21/8/2022).

Disisi lain Lurah Perak Utara Tri Sukoyono, S.Sos juga mengapresiasi BSW yang ikut serta dalam kegiatan. “Kami sangat mengapresiasi bank sampah yang ikut serta dalam bazar ini. Bank Sampah ini sangat penting dan sejalan dengan program Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, dengan adanya bank sampah dapat menekan timbulan sampah, karena warga bisa memilah sampah organik dan anorganik dimulai dari rumah masing-masing”, Ungkap Tri yang ikut memeriahkan kegiatan tersebut.

Tak hanya tentang lingkungan, dengan adanya kegiatan ini para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pun juga merasakan dampak positifnya. Banyak pelaku UMKM yang berjualan dalam bazar tersebut. Seperti stand dari Rukun Tetangga (RT) 7 yang menyuguhkan minuman kesehatan dari bunga telang. Bahkan semua bahan baku minuman itu diolah dari tanaman warga RT 7 sendiri.

Stand UMKM RT 07 yang menonjolkan produk minuman dari bunga telang.

Tri Sukoyono, S.Sos menambahkan bahwa kegiatan-kegiatan seperti ini dapat mengakomodir para pelaku UMKM yang sebelumnya lesu bisa bangkit Kembali. “Harapan kami kedepannya UMKM di wilayah ini bisa terakomodir dan bisa terfasilitasi dalam penjualannya sehingga terjadi peningkatan akan pendapatan mereka”, tambahnya.

Sejalan dengan Tri. Budiono selaku ketua RW 4 juga berharap dengan adanya bazar yang mengusung tema produk-produk UMKM ini bisa memunculkan pelaku-pelaku UMKM yang baru di wilayah RW 04. “Dengan adanya bazar yang mengusung konsep UMKM ini bisa dijadikan start bagi warga kami untuk terus mengembangkan UMKM dan berkesinambungan. Selain itu dukungan penuh dari Pemerintah Kota Surabaya saat sangat kami perlukan”, ungkap Budiono yang bangga akan kesuksesan acara tersebut. (gtot)