SIDANG DUGAAN PENYEROBOTAN  TANAH, RUKO DAN BANGUNAN GONDANGLEGI WETAN 

Malang,Wartapos.id – Sidang pertama di Pengadilan Negeri Kepanjen Kabupaten Malang tentang kasus tindak pidana sengketa penguasaan lahan tanpa hak kepemilikan dan atau penggunaan surat sertifikat (SHM) yang diduga palsu dilakukan oleh 19 tergugat yaitu aset berupa lahan tanah seluas 3.186 M2 , gedung dan bangunan terletak di desa Gondanglegi wetan pada hari ini (25/7/22) berjalan tertib dan lancar.

Agenda sidang dipimpin oleh Majelis Hakim Ketua Jimmy Hendrix Tanjung,SH,MH,Hakim Anggota Asma Fandun,SH,MH dan Hakim Anggota Rakhmat Rusmin Widyartha SH,MH ternyata tidak dihadiri oleh Para pihak tergugat ,namun yang hadir dalam dipersidangan selain Abdul Haris,SH selaku Kuasa Hukum dari tergugat 18 atas nama Drs.H.Nur syahid wiyoto yaitu salah satu nama dari 19 tergugat sedangkan 18 tergugat lainnya’ tidak hadir dalam persidangan juga hadir Nanang Nilson SH,MH selalu kuasa hukum dari penggugat Uuk Tjahyono ahli waris Elizabeth Theresia srimanik Ati.

Abdul Haris S.H

“Iya mas,kami hadir di persidangan ini memang selaku kuasa hukum dari tergugat no.18 sedangkan tergugat lain no. 1 s/d no.17 dan no.19 tidak hadir mereka mungkin belum ada kuasa hukum nya atau karena kesibukan mereka saja ” ungkap Haris nama sapaannya saat ditemui usai sidang.
Haris menambahkan bahwa agenda sidang pertama ini hanyalah pemeriksaan berkas perkara dokumen Kuasa Hukum masing2 para pihak yang sudah diwakilkan oleh tergugat maupun penggugat.

Perlu diketahui bahwa ada 19 tergugat yang diduga melakukan penguasaan lahan tanpa hak kepemilikan juga melakukan pemalsuan surat hak milik (SHM) palsu berupa Ruko dan Bangunan dengan lahan seluas 3.186 M2.di gondanglegi wetan.

Nanang Nilson SH,MH selaku kuasa hukum penggugat Uuk Tjahyono ahli waris Elizabeth Theresia srimanik Ati sangat menyesalkan berkas yang diajukan tergugat melalui kuasa hukumnya dalam persidangan yang semestinya nama tergugat Drs.H.Nur Syahid wiyoto namun yang diajukan adalah nama Akhmad Syahid.
” Sangat saya sesalkan kenapa nama yang kita ajukan dalam gugatan tidak Sama dengan nama yang diajukan dalam persidangan” jelas Advokat kondang Nanang Nilson saat ditemui di luar ruang sidang.

Dengan ketidak hadirnya di persidangan ke 18 tergugat maka ketua majelis hakim menunda sidang sampai dengan tanggal 9 Agustus 2022.

Reporter : Noer