JatimPemerintahanSidoarjo

Dari Santri membangun Negeri, Saat Halal Bihalal Bupati Sidoarjo dengan Santri Darul Ulum Rejoso Peterongan Jombang

 

Sidoarjo, Wartapos.id – Alumni dan Santri Rejoso Darul ulum Pererongan Jombang dalam acara halal bi halal bersama Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali, saat memberi wejangan kepada para santri Ponpes Darul Ulum Rejoso Peterongan Jombang agar memiliki pribadi yang percaya diri. Pesan tersebut dimaksudkan untuk memotivasi para santri agar tidak merasa rendah diri dan tetap semangat dalam setiap kegiatan maupun dalam lingkungan.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri santunan anak yatim yang digelar Ikappdar/Ikatan Keluarga Pondok Pesantren Darul Ulum Rejoso Peterongan Jombang di pendopo Delta Wibawa, Jum’at, (13/4).

Di kesempatan ini, dihadiri langsung oleh pengasuh Ponpes Darul Ulum Rejoso Peterongan Jombang Romo KH. Cholil Dahlan tersebut diikuti ratusan santri Ponpes Darul Ulum dari Sidoarjo. Dalam sambutannya Gus Muhdlor mengatakan tidak sedikit santri yang mampu menduduki jabatan penting di negeri ini. Mulai presiden sampai kepala daerah seperti dirinya pernah menjadi santri.

“Jangan merasa inferior karena menjadi santri, tidak ada jabatan yang tidak mampu disandang santri, presiden pernah, Wapres pernah, menteri banyak, gubernur banyak, bupati banyak,”ucapnya.

Gus Muhdlor juga mengatakan banyak kyai-kyai besar Sidoarjo lahir dari Ponpes Darul Ulum. Seperti Kyai Soleh Khosim, Kyai Khozin maupun Kyai Mujib. Untuk menjadi seperti itu, santri diminta memiliki keinginan kuat untuk mencapainya. Oleh karenanya Gus Muhdlor berpesan untuk tidak minder menjadi santri. Apalagi mau dianggap remeh sebagai kaum sarungan.

“Tidak ada yang tidak mungkin dan tidak ada pos yang tidak bisa dimasuki kalau santri mempunyai keinginan kuat untuk mengisinya, oleh karenanya jangan pernah minder jadi santri, santri jangan mau dipandang remeh sebagai kaum sarungan saja, kalau presiden saja santri, jabatan apa yang tidak bisa,”semangatnya kepada santri yang disambut tepuk tangan seluruh santri yang hadir.semoga Santri, kelak menjadi Ustads atau Kyai yang benar benar mendidik moral para umaro untuk membangun karakter bangsa. Sehingga tanpa mencampur politik dengan agama yang membikin makmum terombang ambing, jadilah kyai yang bersungguh sungguh untuk umat. ( rif/git/ir )

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button