Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Santri tahun 2021, TPA Al-Ikhlas Gelar Khitan Massal Gratis.

Surabaya, Wartapos.id – TPA AL-IKHLAS adalah salah satu amal usaha yang dibawah naungan DPD Hidayatullah Surabaya. Dalam rangka memperingati maulid Muhammad SAW dan hari Santri, sebanyak 15 anak yatim dan kaum dhuafa mengikuti sunatan massal gratis yang digelar TPA AL IKHLAS Karangrejo IV Surabaya di didukung oleh Media Online dan cetak Kaki-kaki Rakyat dan Wartapos, British Propolis, SGI ( Sunat Gratis Indonesia ) BKPRMI dan yatim mandiri (23/10/21).

Karena saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19, maka pesertanya kita batasi. Dalam melaksanakan khitanan massal ini, kita menerapkan protokol kesehatan dengan membuat jarak antar peserta, wajib memakai masker dan mencuci tangan.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk membantu anak-anak yatim dan orang tua yang kurang mampu mengkhintakan anaknya agar dapat menunaikan salah satu sunnah rasul yaitu dikhitan.

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Santri, Ustad Wadin mengatakan Gelar Sunatan Massal untuk 15 Anak Yatim dan Dhuafa.

“Kami hanya menjalankan  mengadakan kegiatan sosial untuk membantu  anak yatim dan kaum dhuafa agar mereka bisa menunaikan salah satu sunnah rasul yaitu khitanan,team pemeriksa kesehatan dari tenaga kesehatan Sunnat Gratis Indonesia.

Kami ucapkan terima kasih dari yayasan Yatim mandiri telah menyuport  membantu dan meringankan anak yatim dan Dhuafa berupa pemeriksaan kesehatan, pembagian paket gizi dan pembagian paket sembako 50 peserta diberikan kepada anak yatim dan Dhuafa ditempat ini.

Bukan hanya kegiatan sosial tersebut  kami juga  sudah mempersiapkan beberapa kegiatan sosial lainnya untuk masyarakat agar masyarakat berasa terbantu dengan keberadaan TPA Al-Ikhlas yaitu program program lainnya adalah ada program baca Quran dengan metode Tilawati.  “Kegiatan  TPA Al-Ikhlas ini akan terus dilaksanakan, semua demi memastikan dan menjamin serta melayani santri dan santriwati TK dan TPA, pendidikan membaca Al-Qur’an untuk mewujudkan anak- anak membentuk kemandirian masa depannya.

“Dengan adanya kegiatan tersebut harapannya untuk merangkul seluruh masyarakat serta bisa berdarma bakti kepada masyarakat. Melalui khitan, seorang anak sejak dini diajarkan mengenai pentingnya kesehatan dan kebersihan badan, terutama alat kelaminnya. Bagi laki-laki, khitan berfungsi untuk mempermudah dan mempercepat proses pembersihan fisik sebagai salah satu syarat sahnya ibadah, khususnya yang berkaitan dengan kotoran air kencing.

Selain itu, khitan juga dianggap sebagai salah satu media penyucian diri dan bukti ketundukkan seseorang kepada ajaran agamanya sesuai dengan hadist HR Bukhari Muslim.

Reporter : Oni