ROTASI PENYEGARAN BIROKRASI DI PEMDA SIDOARJO LANTIK 51 PEJABAT ESELON 2,3 dan 4

Sidoarjo, Wartapos.id – Mutasi dan promosi penyegaran dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mulai dilakukan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali Sebanyak 51 pejabat struktur terdiri dari eselon 2,3 dan 4 dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Sidoarjo di Pendopo Delta Wibawa. Kamis malam, di hadiri oleh Wabub, Sekda , forkopimda, Camat dan para SKPD (21/10).
Dalam rotasi ada bebarapa nama yang di ambil sumpahnya di antaranya, Sigit Setyawan yang sebelumnya menjabat DLHK menjadi kepala Dinas PU BM SDA, DLHK di isi oleh M. Bahrul Amiq yang sebelumnya mengisi Kepala Dinas Perhubungan, dan Dinas Perhubungan di Isi oleh Airlangga Yogasworo yang sebelumnya menjabat Asisten 2.
Asrofi yang sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan bertukar posisi dengan Tirto Adi sebagai Kepala Dinas Sosial. Ari Suyono sebelumnya menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu ( DPMPTSP ), menjabat Kepala Badan Pelayan Pajak Daerah ( BPPD ), Ridho Presetyo sebelumnya menjabat sebagai kepala BKD ( Badan Kepegawaian Daerah ), menempati jabatan baru sebagai Kepala Perpustakaan dan Kearsipan ( Disperpusid ) dan Kepala Perpustakaan sebelumnya Medi Yulianto menjadi Staf Ahli.
Mustain Baladan yang sebelumnya menjabat Staf Ahli menempati Kepala Bangkesbangpol, mengantikan Mulyawan, yang menempati jabatan baru sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan masyarakat Desa mengantikan Fredik Suharto yang sekarang menjadi Staf Ahli. Juga pejabat kecamatan Ali Sarbini dari Camat Taman menjadi Camat Sjkodono bertukar posisi dengan Muhamad Mahmud dari Camat Sukodono.
Kepada pejabat yang baru saja dilantik saya berpesan agar segera membuat kebijakan yang membumi yaitu kebijakan yang berangkat dari kepedulian terhadap masyarakat, berorentasi kepentingan publik yang berbasis peningkatan pelayan jelas Gos Muhdlor.
Birokrasi yang peka dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, melalui mekanisme jaring aspirasi masyarakat. Pembangunan yang melibatkan peran serta masyarakat serta memperhatikan potensi dan sumber daya yang ada dengan memberdayakan masyarakat,” terangnya.
Sedangkan pejabat yang menempati wilayah kecamatan oleh Gus Muhdlor diinstruksikan meningkatkan pelayanan publiknya. Karena merupakan ujung tombak Pelayanan , yang diharapkan masyarakat yaitu cepat, efektif dan ramah serta kepuasan. Karena pelayanan publik di wilayah merupakan wajah dari pelayanan birokrasi pemerintah daerah, serta reformasi birokrasi sudah biasa di lingkup pemerintahan dan bagian penyegaran ujarnya.
Reporter : rif/ ir





