Kordinator Antar Lembaga MIO Kota Surabaya Kunjungi Kapolsek Tenggilis Surabaya

Surabaya , Wartapos.id – Melihat banyaknya media online yang terbentuk saat ini, membuat para pemilik media ingin menjalin komunikasi demi majunya dunia informasi di era saat ini.

Hadirnya Mio di kota Surabaya akan mempermudah kita dan bermitra dengan lembaga – lembaga, TNI,Polri ataupun di jajaran lainnya.

Tujuan MIO adalah untuk menata adanya media online yang masih belum memiliki legalitas, dan kami ingin menekan tumbuhnya berita-berita bohong dan menyesatkan sehingga jangan sampai masyarakat termakan adanya berita hoax.

Guna menjalin silaturahmi, Kepala Bidang Antar Lembaga Taufik Hidayat PD MIO Kota Surabaya bertatap muka bersama Kapolsek Tenggilis AKP Riki Donaire Piliang.SIK.MSI. agenda ini bertujuan agar  media independen online Indonesia dapat perkenalkan ke Kapolsek dan jajaran Polsek serta meningkatkan sinergitas antara Jurnalis dan Polri, pada rabu (13/10/21) Malam.

Kunjungan diterima langsung oleh beliau di ruang kerjanya, dikemas dengan suasana santai bersama yang penuh keakraban.

Dilanjutkan dengan berbincang terkait kamtibmas di wilayah hukumnya.

Dalam pertemuan santai tersebut Kapolsek Tenggilis AKP Riki Donaire Piliang.SIK.MSI,mengatakan, terima kasih sudah memperkenalkan Organisasi Mio kepada Polsek tenggilis kota Surabaya ini, semoga Mio ini Bisa Memfilter Berita” hoax maupun berita yang menyesatkan.

“Media online di kota Surabaya begitu banyaknya jadi tidak bisa terkontrol sama sekali dengan kehadiran Mio ini bisa menata media-media online yang tidak ada legalitasnya dan sesuai dengan undang-undang pers nomor 40 tahun 1999.

Lanjut beliau menjelaskan, dari pihak kepolisian sangat berharap kepada rekan media untuk bisa saling bertukar pikiran dalam memberikan informasi yang berimbang sehingga mampu memberikan iklim yang kondusif.

Dengan silahturahmi dan bertatap muka, sekaligus mewujudkan sinergitas antara kepolisian dengan perwakilan MIO PD kota Surabaya bisa membawa dampak yang positif di masyarakat maupun di TNI,Polri.ucapnya.

silaturahmi bersama Insan Pers harus terus dijalin. Mengingat hubungan baik kedua belah pihak dapat membuat semua informasi akan mudah disampaikan.

Ketua Umum MIO Indonesia AYS Prayogi menyatakan MIO lahir dari adanya permintaan kawan-kawan dari berbagai perusahaan media untuk diwadahi.

“Kita coba untuk mengakomodir tidak hanya legalitasnya juga termasuk SDMnya, dan kita juga tahu bahwa media hasil karya dari intelektual, kemudian MIO berkeinginan adanya peningkatan dari status yang tadinya belum berbadan Hukum, akan Kita tingkatkan terverifikasi juga SDMnya, manajemen termasuk wartawannya, kita ingin mereka profesional, yang kita lakukan dengan menggandeng dengan lembaga lain,”Katanya.

MIO sebagai wadah pengusaha media harus mampu mendampingi para anggotanya, dalam upaya saya mengajak para anggota MIO, Indonesia agar kembali ke Kitanya, dan MIO mendampingi anggotanya agar tidak menjadi media partisan, sehingga memperparah situasi itu, saya khawatir akan menyesal tidak mengambil peran strategis, dan bersikap obyektif, independen, dan menjadi salah satu pilar demokrasi Indonesia, selalu menjadi media pers menjunjung UU Pokok Pers No, 40, Kode Etik Jurnalistik,sebagai Panglimanya, serta menjadi Partner semua siapa saja untuk menyebarkan informasi bagi konten-konten pemberitaan yang dapat mencerdaskan dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara”pungkas Yogi.

Reporter : Gt