Bupati Jember Turut Menyaksikan Pelepasan 40 Monyet 4 Ekor Ular Phyton

Jember, Wartapos.id – ( BKSDA) Jember balai konservasi sumber daya alam di pulau Nusa Barong telah di lepaskanya 40 ekor monyet jenis ekor panjang dan 4 ekor ular phyton di hari satwa dunia 4 Oktober. lokasi yakni di kawasan suaka alam pulau Nusa Barong desa Kepanjen kecamatan Gumukmas Jember
07/10/2021
Wiwit Widodo sebagai kepala BKSDA wilayah Jember mengatakan,”monyet itu di dapat dari hasil rampasan,penyerahan masyarakat dan hasil pengamanan monyet yang akan sempat di kirim ke Kalimantan,
,”Nah itu yang kemudian menjalani proses karantina untuk memastikan kesehatannya,selain memastikan kesehatannya juga di lakukan chek list penilaian perilaku untuk memastikan kemampuan adaptasi di alam liar.
Jadi tidak serta Merta kita lepaskan masih di lakukan penilaian perilaku dan kemampuannya ketika bertemu dengan koloni lainnya
Proses itu di lakukan selama hampir 2 tahun sampai di yakini kesehatan dan kemampuanya baru kita lepas hari ini,kebetulan saja bertepatan momen khusus dengan hari satwa dunia yang pada tanggal 4 Oktober di seluruh dunia
Setelah di lepaskan pihak BKSDA Jember masih harus melakukan monitoring untuk memastikan semua sehat,jika ternyata ada yang terluka atau kurang sehat,maka kita tangkap kembali
Satwa yang dilepaskan merupakan jenis yang di lindungi berdasarkan peraturan menteri lingkungan hidup dan kehutanan ,
NO 106/MENLHK/SETJEN/ KUM,12/12/2018.tanggal 28 Desember 2028 tentang jenis dan satwa yang di lindungi.ujarnya
Bupati Jember Hendy Siswanto mengatakan,”turut bahagia menyaksikan kembali satwa itu ke alam bebas,ini menunjukan kepedulian kita terhadap keberlangsungan hidup satwa liar.
Terlebih menurut bupati Jember hendy Siswanto Pemkab Jember punya kepentingan untuk menjaga kelestarian pulau Nusa Barong yang kedepannya masih memungkinkan untuk di kembangkan menjadi kawasan wisata,
,”Wisata alam tentunya terdapat unsur edukasi untuk anak-anak semuanya,warga masyarakat Jember dan indonesia.pungkas bupati Jember hendy Siswanto
Reporter,” TOTOK





