Jatim

BUMDES TAK HARUS MERUGIKAN NAMUN BERSINERGI DALAM PENINGKATAN EKONOMI KERAKYATAN

Gos Halim di dampingi Bupati Sidoarjo melihat pertashop Bumdes Desa Jamirahan.

Sidoarjo, Wartapos.id – sebuah usaha yg di miliki oleh sebuah desa yang bisa memberikan kontribusi pemasukkan desa melalui nama Bundes ( Badan Usaha Milik Desa ). Keberadaan unit ini, tidak boleh sampai merugikan usaha warga sekitar, karena waralaba modern setidaknya merangkul pedagang yg berbasis kerakyatan untuk bisa saling mengisi dan di beri tempat, sehingga tidak harus di tindih. Selain itu, kebijakan pembatasan minimarket modern agar tidak masuk ke desa – desa perlu dilakukan pemerintah daerah. Itu disampaikan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Halim Iskandar (Gus Halim) saat melakukan kunjungannya ke Pertashop, salah satu usaha pengisian BBM milik Bumdes Sukses Makmur, Desa Jemirahan Kecamatan Jabon, Sidoarjo Jumat ( 3/9 ).

Salah satu usaha milik desa Jamirahan  yang di jalankan , berupa Pertashop merupakan hasil kerjasama antara PT. Pertamina dan Bumdes Sukses Makmur.
Halim Iskandar menjelaskan, BUMDes saat ini sudah lebih maju dengan bekerjasama, dan didorong menjadi agen Pertamina di desa – desa. Keberadaan Bumdes kata Mendes Gus Halim tidak boleh sampai mengganggu usaha warga yang sudah berjalan. Tetapi sebaliknya, bersinergi menciptakanl lapangan pekerjaan untuk kesejahteraan masyarakat setempat ujar Gos Halim asli dari Jombang ini.
Masih katanya ‘mantan Ketua DPRD Jatim dari fraksi PKB ini, menghimbau kepada semua Kepala Daerah agar tidak mudah memberikan izin minimarket  modern ke desa. Karena itu akan berdampak langsung pada usaha toko kelontong (warung kecil) milik masyarakat.
Menteri Halim menilai kebijakan Pemkab Sidoarjo sudah bagus. Sudah selektif dalam memberi izin usaha minimarket yang ingin masuk ke desa – desa dan harus di perketat ,para Kades / Lurah juga harus di beri pengarahan melalui Pemkab supaya tidak gampang dan mempermudah ijin waralaba modern tersebut.
Saya lihat di Sidoarjo sudah bagus, pasar modern tidak banyak yang sampai masuk ke desa,  hanya di wilayah kota  jelasnya.
Pertashop di desa Jemirahan telah berjalan selama tiga bulan dengan pendapatan kotor per hari sebesar Rp 1,8 juta dan pendapatan bersih per hari sebesar 170 ribu dengan dua tenaga kerja.
Saat datang ke Pertashop, Gus Halim, juga tampak ikut melayani pengisian BBM ke sejumlah warga. Tak ketinggalan, Dirjen Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa Harlina Sulistyorini dan Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor juga ikut melayani warga yang mengisi BBM.
Kunjungan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar ke Sidoarjo turut mendampingi Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor,  Wakil Bupati Sidoarjo Subandi , Wakil Ketua DPRD Jatim Anik Maslachah dan Ketua DPRD kabupaten Sidoarjo H. Usman dari semua yang mendampingi merupakan kader dari PKB.
Dalam kunjungan kerja ini merupakan tindak lanjut atas kordinasi kementrian desa PDTT dan Kementrian BUMN,  dalam upaya percepatan pemulihan ekonomi nasional kerakyatan dilevel Desa.
Reporter : rif/ Kominfo

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button