Kriminal

Diduga Dianiaya Oknum Satpol PP, Dua Pemuda “Wadul” Ke LBH Ansor

Lumajang, Wartapos – Dua pemuda asal Lumajang mendatangi kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Lumajang untuk meminta keadilan, Pemuda tersebut diketahui bernama Robith Malkan warga Desa Wonorejo, dan Amir Musaddad, warga Desa Selokbesuki, Kecamatan Sukodono – Lumajang.
Dua pemuda yang didampingi orang tuanya tersebut datang dengan maksud untuk mencari perlindungan atas dugaan tindak kekerasan yang dilakukan oleh sejumlah oknum Satpol PP Lumajang.
Anton Sujatmiko Ketua LBH Ansor Lumajang membenarkan bahwa pihaknya menerima laporan dari kedua pemuda tersebut karena kedua orang tua korban tidak terima dengan tindakan pemukulan yang dialami anaknya.
“Kedua korban datang kemari dengan didampingi orang tuanya untuk meminta perlindungan. Soalnya salah satu korban ini adalah kader Ansor. Keduanya meminta kuasa pihak kami untuk lakukan koordinasi dengan yang terkait,” Ujarnya Selasa, (27/07/21) dikutip dari sejumlah media.
“Mereka berdua sudah melakukan tanda tangan kuasa, dan Langkah kami nantinya adalah akan melakukan pengaduan, apakah nantinya akan melakukan pengaduan ke Polres Lumajang atau kami lakukan ke Kepala Satp PP Lumajang,” Imbuhnya
Kepada sejumlah media, Anton Sujatmiko menjelaskan berdasarkan keterangan kedua pemuda tersebut bahwa saat itu (sabtu 24/07/21 malam) kedua pemuda itu tidak sengaja berkata jorok saat petugas Satpol PP lewat disampingnya.
“Awalnya mereka berdua tidak sengaja berkata jorok saat petugas Satpol PP melintas disampingnya, kemudian keduanya dikejar hingga berujung pemukulan oleh sejumlah oknum Satpol PP walaupun keduanya sudah meminta ma’af, kemudian mereka berdua dibawa ke kantor Satpol PP Lumajang, dan juga terjadi pemukulan tepatnya di ruang dapur,” Terangnya.
Terpisah, Didik salah satu Kabid di Satpol PP Lumajang saat ditemui sejumlah awak media di ruang kerjanya membenarkan atas kejadian tersebut dan pihaknya meminta ma’af kepada masyarakat atas tindakan oknum yang kurang menyenangkan.
“Kami memohon ma’af kepada masyarakat atas tindakan anggota kami yang kurang menyenangkan, dan nanti anggota kami yang melakukan tindakan itu pasti akan ada sebuah tindakan dari pimpinan terkait bagaimana memperlakukan masyarakat tentunya tidak seperti itu,” Pungkasnya. (Nzr/War)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button