Penerapan Parkir Berlangganan Diawali Dari Pecinan, Bangkalan

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bangkalan, Moawi Arifin, S.Stp, MM beserta jajarannya saat memberikan keterangan kepada media di jalan Panglima Sudirman, Bangkalan. (photo courtesy of Wartapos).

BANGKALAN, Wartapos.id – Parkir berlangganan yang telah lama digagas akhirnya diterapkan. Dimulainya penerapan parkir berlangganan di Bangkalan tersebut diawali dengan penertiban parkir di ruas jalan Panglima Sudirman (Pecinan) Bangkalan langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bangkalan, Moawi Arifin, STP bersama jajarannya yang bekerja sama dengan Kodim 0829/Bangkalan, Polres Bangkalan, Dinas Komunikasi dan Informasi serta Satpol PP pada Rabu (02/06/2021) pagi.

Disela-sela kesibukannya memberikan himbauan sekaligus edukasi kepada juru parkir, Moawi (sapaan akrabnya) mengutarakan bahwa penerapan parkir berlangganan dimulai sejak hari ini. “Mulai pagi hari ini, tanggal 02 Juni 2021, kita sudah memberlakukan parkir berlangganan.” Tuturnya kepada awak media yang hadir.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bangkalan, Moawi Arifin, S.Stp, MM beserta jajarannya saat memberikan pemberitahuan kepada juru parkir di jalan Panglima Sudirman, Bangkalan. (photo courtesy of Wartapos).

Menurut Moawi, “Bahwasanya proses parkir berlangganan ini sudah melalui beberapa tahapan-tahapan proses yang sudah kita lalui. Prosesnya cukup panjang. Yang pertama, kita sudah melakukan studi banding di 3 Kabupaten, yakni Kabupaten Lamongan, Kabupaten Banyuwangi dan yang terakhir Kabupaten Sampang. Selanjutnya kita melakukan kajian-kajian, baik kajian lokasi parkir di Kabupaten Bangkalan. Hasil dari kajian kita merumuskan suatu masalah, bahwasanya dalam pengelolaan manajemen pengelolaan parkir adalah penerapan parkir berlangganan.” Papar Moawi.

Langkah selanjutnya, menurut Moawi adalah pembentukan tim teknis. “Perdanya sudah ada, tinggal menindaklanjuti dengan Perbub dan standar operasional penerapan parkir berlangganan. Setelah itu, kita menginjak pada sosialisasi mulai sekitar bulan Februari yang lalu. Kita melakukan sosialisasi kepada masyarakat dilanjutkan dengan melakukan pembinaan kepada para pengelola parkir khususnya tepi jalan umum. Setelah dilakukan pembinaan, ditindaklanjuti dengan penandatanganan kontrak antara Dinas Perhubungan dengan petugas parkir.” Sambungnya.

Moawi mengaku bahwa sudah 90% petugas parkir sudah menandatangani kontrak. Tinggal 10% yang belum menandatangani kontrak pemberlakuan parkir berlangganan tersebut. “Setelah itu baru kita melangkah kepada penerapan parkir berlangganan yang telah ditunda beberapa kali ya… “ Imbuhnya.

Dalam penerapan parkir berlangganan tersebut, Moawi berharap, “Saya harap yang 10% ini tidak menggangu terhadap pemberlakuan penerapan parkir berlangganan. Itu yang kami harapkan. Jangan sampai gara-gara yang 10% ini masyarakat dirugikan, Pemerintah dirugikan dan beberapa pengelola maupun juru parkir yang telah menandatangani kontrak juga dirugikan.” Harapnya.

Sementara itu, salah seorang masyarakat pengguna parkir di kawasan Pecinan tersebut, Romadhon menyambut gembira penerapan parkir berlangganan tersebut, “Alhamdulillah mas, kalau sudah di terapkan parkir berlangganan ini kita parkir gak bingung cari uang kecil dua ribuan lagi. Kadang kesal, pindah toko aja udah kena parkir lagi,” ujarnya.

Pengemudi mobil Avanza, Fitri yang mengaku berasal dari kecamatan Burneh menyempatkan diri untuk bertanya kepada petugas Dishub mengenai mekanisme parkir setelah mendapatkan stiker parkir berlangganan di kantor Samsat yang dijawab petugas Dishub dengan penjelasan yang gamblang bahwasanya area parkir berlangganan akan dijaga oleh petugas atau juru parkir resmi dan menggunakan seragam.

Pewarta : Ahsan
Editor : Redaksi