Warga protes Pembangunan Tower Di Desa Gading Kembar Jabung tidak ada sosialisasi.

diduga tower tower tak berizin

Malang, wartapos.id – Pembangunan menara Base Transceiver Station (BTS) yang berdiri di samping kantor Desa Gading Kembar Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang dipertanyakan oleh sebagian warga terkait kompensasi dan kejelasannya.

Karena, pembangunannya dinilai tidak ada sosialisasi kepada warga terdekat. Bahkan, tidak adanya izin tetangga (HO) dan kompensasi yang tak jelas dan merata dari perusahaan tersebut.

“Kami mempertanyakan sejauh mana legal aspeknya, kok tidak ada sosialisasi ke warga. Tiba-tiba warga didatangi oleh salah satu perangkat desa ke rumah dan diberi uang kompensasi” terang salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Menurutnya, pihak pemerintah desa sengaja tidak memberikan sosialisasi ke warga, karena saat itu pernah ada sosialisasi terakhir pendirian tower yang sama namun beda lokasi, namun gagal karena ada salah satu warga yang keberatan.

Sementara kepala desa Gading Kembar Buang saat dikonfirmasi silah tidak mau banyak komentar terkait pembangunan tower tersebut, bahkan kades hanya mengatakan sosialisasi pembangunan tower sudah dilakukan dan kompensasi kepada warga sekitar tower.

“Sosialisasi sudah dilakukan, bahkan kompensasi juga sudah diberikan” singkatnya.

Sama halnya dengan salah satu perangkat desa Koiran yang melakukan negosiasi ke warga langsung dengan memberikan uang kompensasi sebesar 1 juta, namun warga keberatan dan minta ada penambahan.

“Iya saya yang diperintahkan oleh kepala desa untuk datang ke rumah warga dan memberikan uang kompensasi sebesar 1 juta, tapi warga minta tambah. Dan ditambahi menjadi 1.5 jt per rumah” jelas Koiron.

Disinggung ada sebagian warga yang tidak menerima kompensasi, Koiron mengatakan “warga yang tidak menerima kompensasi karena jaraknya lebih dari 50 meter dengan tower”.

“Kalau lebih detailnya nanti bisa ke Kepala Desa Langsung mas, karena tanah yang disewa tersebut milik saudara dari pak kades, karena saya hanya ditugasi untuk urusan di warga sekitar” tambahnya.

Reporter : Didik