Pantau Pelaksanaan Vaksin, Gubernur Kunjungi RSUD Syamrabu

Gubernur Jawa Timur, Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si saat memantau pelaksanaan vaksinasi didampingi Kadinkes dan Direktur RSUD Syarifah Ambami Tato Ebhu, Bangkalan. (Photo courtesy of wartapos)

BANGKALAN, Wartapos.id – Gubernur Jawa Timur, Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si secara langusng memantau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bangkalan. Didampingi Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron, Kepala Dinas Kesehatan dan Direktur RSUD Syarifah Ambami Ratoh Ebuh, Gubernur melihat secara lansung peroses vaksinasi yang diberikan kepada tenaga kesehatan di RSUD Syamrabu dan Puskesmas kota Bangkalan, Senin (08/02/2021) siang.

Gubernur mengutarakan bahwa kunjungannya ke Kabupaten Bangkalan selain untuk memantau secara langsung vaksinasi covid-19 pada tenaga kesehatan juga memastikan secara langsung pencapaian vaksin di kabupaten Bangkalan.

“Menurut laporan dari Bupati dan Kadinkes, pencapain vaksinasi sampai hari ini telah mencapai 85 %. Ini untuk Vaksinasi tahap pertama dan dosis pertama. Di Bangkalan vaksinasi tahap pertama dilaksanakan pada tanggal 27 Januari kemarin, jadi setelah 14 hari dari dosis pertama maka harus dilaksanakan vaksinasi dosis kedua. Karena itu masih ada rentang untuk segera menyelesaikan vaksinasi dosis pertama, dan melaksanakan vaksinasi dosis ke dua dan dilanjutkan dengan vaksinasi tahap ke dua bagi pelayan publik yang tentunya entry datanya juga harus sudah disiapkan,” Ujar Khofifah.

“Kalau hari ini di rumah sakit 100 pasien, di puskesmas 50 pasien, pasti nanti sore capaiannya meningkat lagi,” ujarnya.

Menurut Khofifah, untuk pelaksanaan vaksinasi dosis ke dua di Kabupaten Bangkalan membutuhkan waktu 2 hari lagi. “Dosis pertama di Bangkalan tanggal 28 Januari, ya butuh waktu 2 hari yaitu tanggal 9 dan 10, berarti tanggal 11 sudah harus di vaksin dosis kedua bagi yang ikut vaksin pada tahap pertama,” jelasnya.

“Untuk tahap pertama, dosis pertama di luar Surabaya raya itu tanggal 28 Januari yang lalu. Tanggal 28 Januari itu diluar Surabaya raya ya, kalau Surabaya, Sidoarjo Gresik dimulai nya tanggal 15 Januari. Kalau diluar itu dimulainya tanggal 26 januari karena disesuaikan dengan datangnya vaksin dari pusat, kalau tanggal 28 itu vaksinasi pertama, maka 14 hari setelah itu, dosis kedua sebaiknya sudah bisa dilakukan,” papar Gubernur yang akrab disapa Khofifah tersebut.

Khofifah lantas melanjutkan, “Pemerintah pusat sudah mengingatkan, sesuai data yang masuk, sesuai peruntukannya, sesuai titik distribusikan. Jadi kita mengikuti mekanisme yang sudah disiapkan perencanaanya bersama sama antara pemerintah pusat, propinsi dan kabupaten kota, bahkan tadi pagi ada rapat dengan pak Mendagri, Kemenkes yang juga ada kaitannya dengan proses vaksinasi yang sedang dievaluasi, masih ada engak yang di diistribusikan. Jadi kita mengikuti mekanisme yang sudah disiapkan perencanaanya bersama sama antara pemerintah pusat, propinsi dan kabupaten kota, bahkan tadi pagi ada rapat dengan pak Mendagri, Kemenkes yang juga ada kaitannya dengan proses vaksinasi yang sedang dievaluasi, masih ada engak yang capaiannya rendah, kenapa dan seterusnya dan seterusnya,” tuturnya.

Terakhir, “Sampai kemarin, dari Informasi yang diterima dari pemerintah pusat sudah ada 19 kabupaten/kota yang sudah selesai 100 persen. Berarti tanggal 10 bisa dimulai vaksinasi dosis kedua,” pungkasnya.

Sedangkan Bupati Bangkalan, R. Abdul Latif Amin Imron yang akrab disapa Ra Latif dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa vaksinasi merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memberikan imunitas dan kesehatan pada masyarakat guna memutus penyebaran Covid-19.

“Karena itu kami akan terus mendukung berbagai kebijakan pemerintah, termasuk mensukseskan vaksinasi di Kabupaten Bangkalan. Dimana pada vaksinasi tahap pertama ini sudah menjapai 85 persen. Karena itu kami akan terus berupaya agar vaksinasi di Bangkalan dapat berjalan dengan lancar dengan memenuhi berbagai fasilitas dan kurangnya tenaga vaksinasi, sehingga terpenuhi pencapainnya,” Ujar Ra Latif

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan, Sudiyo, lebih rinci menjelaskan sasaran vaksinasi tenaga kesehatan di Kabupaten Bangkalan 3.753 dan jumlah vaksin yang diterima adalah 6.320, sedangkan capain vaksinasi hingga tanggal 7 Februari 2021 telah mencapai 2.691, yang tertunda sebanyak 91, batal 291.

“Capaian rreal dari catatan kami, sudah mencapai 85 & dan saat ini proses vaksinasi dosis pertama tahap pertama masih terus berlangsung, dan sisanya akan kita optimalkan untuk 2 hari kedepan,” Ujar Sudiyo

Pewarta : Agan
Editor : Redaksi