4 Kurir Narkoba Madura Jaringan Internasional Dibekuk.

Surabaya, Wartapos.id – Kali ini Direktorat Narkoba Polda Jatim membekuk 4 pelaku Kurir jaringan international Malaysia, yaitu tiga lelaki warga Madura dan juga satu wanita warga Bangkalan, Madura.

Dibekuknya 4 pelaku Kurir tersebut tidak tanggung-tanggung berhasil mengungkap kasus ini, sedikitnya 6 Kilogram Sabu-sabu yang sudah di amankan sebagai barang bukti oleh anggota.

Adapun identitas dari ke 4 pelaku yang dibekuk oleh anggota, yakni Siti Hotijeh (24) adalah warga Tramok, Kecamatan Kokop Bangkalan, Abdin (31) warga Dusun Pananat , Desa Gungungkesan Karangoenang Sampang, Dedi Saputro (36) warga Desa Pantai Johor, Kecamatan Batukbandar, Tanjung Balai, Sumatera Utara dan Sanidin (40) warga Dusun Gunungkesan, Karangpenang Sampang Madura.

Kronologis penangkapan berawal dari pelaku Siti Hotijeh alias Siti yang telah diamankan Polisi, Kamis 3 Desember 2020. Ketika saat itu Direktorat Narkoba Polda Jatim menerima laporan informasi dari petugas Bea Cukai Pabean Tanjung Perak Surabaya, terkait tentang ditemukan paketan 1 Koli, paket yang mencurigakan berasal dari Negeri Jiran Malaysia.

Dalam hal ini Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Refly Handoko mengatakan, dari info itu, maka petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Jatim melakukan koordinasi dengan pihak petugas Dirjen Bea Cukai Kanwil DCBJ Jatim 1 KPPBC Tipe Madya Pabean Tanjung Perak Surabaya. Yakni untuk melakukan serah terima barang Paketan itu kepada Penerima atau Pemiliknya.

Maka pada hari Senin 7 Desember 2020 pihak Unit 1 Subdit 1 Reserse Direktorat Narkoba Polda Jatim menyerahkan barang yang tertera pada kardus pembungkus kepada penerima, dikirim oleh Yanto yang beralamat Flat Pandan Indah Kuala Lumpur Malaysia dengan penerimanya adalah Siti warga Desa Tramok, Kecamatan Kokop Bangkalan, Madura tersebut.

” Sehingga petugas menghubungi pelaku Siti dan membuat janjian untuk datang didepan Bengkel Mobil di jalan Desa Banyusangka, Tanjungbumi Bangkalan Madura tersebut,” tutur Kombes Pol Gatot, Jumat 8 Januari 2021.

Pada saat pelaku Siti melakukan penjemputan barang itu bersama seorang laki-laki bernama Salman dengan mengendarai sepeda motor, untuk menemui petugas yang menyamar sebagai petugas Kurir pengiriman Paket tersebut.

Adapun untuk mengambil barang berupa Paket Sabu yang dikirim oleh suaminya Yanto yang berada di Malaysia tersebut.

Begitu barang kiriman paket itu di terima oleh Siti, petugas Narkoba langsung membekuknya dan juga mengamankan HP merk Xiomi warna hitam. Pelaku langsung oleh petugas dibawa ke Direktorat Reserse Narkoba Polda Jatim.

Setelah itu petugas pun membuka paketan tersebut, diketahui berisi Pakaian, Alat Dapur, Makanan Ringan, Susu dan 4 Termos yang berisi Sabu-Sabu dengan rincian, berat kotor 400 Gram, 621 Gram, 532 Gram dan 476 Gram.

“ Dengan dibekuknya pelaku Siti ini, lalu dilakukan pengembangan dan petugas dapat mengamankan tiga pelaku lain yang terlibat,” tandas Kombes Pol Gatot.

Dari hasil pengembangan, bahwa Paket Sabu-sabu yang dikirim via Kapal Laut tersebut akan dibagi dua tempat tujuan, yakni Sampang dan Bangkalan Madura.

Sementara total barang berupa Sabu yang berada di Termos Makanan tersebut sejumlah 2.029 Gram atau 2 Kilo Gram lebih. Bahkan dari pelaku Sanidin dan Abdin ada sejumlah 2.040 Gram. Disamping dari pelaku Dedi juga telah disita sejumlah 2.240 Gram Sabu-sabu.

Untuk itu semua pelaku akan di Pidana Penjara paling singkat 6 Tahun dan paling lama 20 Tahun Penjara atau Seumur Hidup.

Pasal yang di sangkakan kepada semua pelaku adalah, Pasal 114 Ayat (2) Subsider, Pasal 112 Ayat (2) Jo, Pasal 132 Ayat (1) UU RI Nomor : 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Reporter : BERTUS