Motif Yang Melatarbelakangi Pembunuhan Di Geger Akhirnya Terungkap

Tersangka ND (35) sesaat setelah ditangkap oleh Satreskrim Polres Bangkalan di jalan raya Tangkel, akses menuju jembatan Suramadu, Kecamatan Burneh, Bangkalan. (Special photos for wartapos).

BANGKALAN, Wartapos.id  – Kesimpangsiuran informasi yang beredar akhirnya terjawab setelah tersangka pembacokan tertangkap. Pembacokan yang mengakibatkan korbannya meninggal dunia tersebut terjadi pada Senin (04/01/2021) siang sekitar pukul 12.30 WIB di warung milik mertua korban, yang berada di wilayah Desa Dabung Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan.

Kapolres Bangkalan, AKBP Didik Hariyanto, SIK melalui Kasatreskrim polres Bangkalan, AKP Agus Sobarnapraja SH SIK menjelaskan secara rinci motif dari pelaku pembacokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia tersebut pada Selasa (05/01/2021) sore diruang kerjanya.

“Dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku, atas nama ND umur 35 tahun warga Desa Lerpak Kecamatan Geger, Bangkalan, kita dapatkan fakta bahwa, pertama, yang bersangkutan ini merasa sakit hati dan perasaan cemburu karena istrinya ditengarai ada aktifitas yang dilakukan bersama korban tanpa seijin dia (pelaku, red) terkait dengan usaha penyewaan dekorasi rias pengantin. Kedua, ada permasalahan dengan bisnis itu sendiri (dekor rias manten, red) karena antara korban dan istrinya pelaku dengan si pelaku itu sendiri ada semacam usaha bersama. Sementara ini, status daripada istri pelaku tersebut dengan pelaku masih gantung. Belum secara resmi namun sudah pisah rumah. Intinya, si pelaku ini menginginkan supaya dalam usaha itu, dia masih bisa mengambil untung atau bahkan menguasai. Tetapi nyatanya istrinya mungkin secara sepihak malah ingin memutuskan. Sehingga sebagian modal yang dimasukkan oleh si suaminya itu dikembalikan. Atas dasr itu mungkin timbul rasa kesal dan sebagainya ditambah dengan kecurigaan juga atau kecemburuan terhadap korban. Sehingga pada hari itu, kemarin dilakukan tindakan seperti itu.” Paparnya.

Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Agus Sobarnapraja SH SIK mengecek Tersangka ND (35 tahun) sesaat setelah ditangkap oleh anggota Satreskrim Polres Bangkalan di jalan raya Tangkel, akses menuju jembatan Suramadu, Kecamatan Burneh, Bangkalan. (Special photos for wartapos).

Seperti diketahui, pelaku ND melakukan pembunuhan yang direncanakan terhadap korban Hayatuddin (32 tahun) warga Desa Dabung Kecamatan Geger, Bangkalan dengan luka bacok di bagian paha kaki sebelah kiri dan mengakibatkan korban tersebut meninggal dunia.

Kasatreskrim lantas memaparkan kronologi kejadian, “Tersangka mengaku pada saat itu usai mandi mau sholat dhuhur, melihat korban sedang duduk di warung milik mertua korban yang berada di depan rumah si tersangka ini kemudian masuk ke salah satu kamar mengambil senjata tajam dan menghampiri korban. Kemudian si tersangka ini membacokkan sajamnya dua kali di bagian paha kaki sebelah kiri dari korban.” Paparnya.

“Sekitar pukul 13.30 WIB, anggota Satreskrim Polres Bangkalan dan Unit Reskrim Polsek Geger melakukan penyelidikan terkait keberadaan tersangka, berdasarkan informasi dari masyarakat, akhirnya keberadaan tersangka diketahui sedang berada dalam perjalanan menuju ke Jalan akses Suramadu. Menindaklanjuti informasi tersebut, kemudian Tim gabungan anggota Satreskrim dan anggota Polsek Geger, langsung melakukan pengejaran dan penghadangan di jalan raya Tangkel, akses menuju jembatan Suramadu. Akhirnya, sekitar pukul 23.00 WIB, tersangka berhasil diamankan di jalan raya Tangkel tersebut pada saat tersangka hendak melarikan diri menuju arah Surabaya,” sambungnya menyampaikan kronologi pengungkapan kasus tersebut.

Terakhir, Kasatreskrim yang akrab dengan sapaan Agus tersebut mengutarakan bahwa tersangka akan dijerat dengan Pasal 340 Sub Pasal 338 KUHP, “Ancaman hukuman untuk Pasal 340 maksimal pidana mati atau seumur hidup atau selama lamanya 20 tahun, untuk Pasal 338 ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.” Tutupnya.

Pewarta : Ahsan
Editor : Samsul Hadi