
Sidoarjo, Wartapos.id – Sepatutnya seorang pimpinan ataupun pejabat publik bisa memberikan panutan baik oleh bawahan maupun contoh bagi masyarakat luas
Contoh tidak patut ditiru dan terkesan melecehkan terjadi di lingkup pemerintahan desa Wonokupang kecamatan Balongbendo kabupaten Sidoarjo
Kronologis kejadian bermula saat diadakan nya musyawarah atau rapat di pemerintahan desa, Desa Wonokupang kecamatan Balongbendo, Yayan (39) selaku plt Carik (Sekertaris Desa) menunjukkan sikap yang tidak patut ditiru serta tindakan tak patut di jadikan contoh bagi warga masyarakat desa wonokupang, hanya karena perdebatan karena silang pendapat sehingga Yayan melakukan perbuatan yang tidak menyenangkan
Dalam hal ini dengan sengaja meludahi muka Mirza (33 th) selaku perangkat desa Wonokupang
Dikarena merasa harga dirinya dilecehkan Mirza sendiri tidak tinggal diam sehingga melakukan pelaporan ke Polresta Sidoarjo
Dalam pelaporan tersebut korban menyebutkan beberapa orang saksi, “diantara saksi tersebut ada pak modin, mbak Dwi serta firman selaku perangkat desa tahu persis sewaktu yayan meludahi wajah saya” ujar Mirza dengan nada tinggi.
“Biar proses hukum yang berjalan, karena sebelum nya permasalahan ini sudah pernah terjadi, setelah adanya mediasi antara kedua belah pihak, Yayan berjanji tidak akan mengulangi lagi, tapi kenyataan nya kejadian itu terulang lagi sehingga terjadi sikap yang tidak semestinya di lakukan oleh seorang perangkat desa selaku contoh masyarakat dengan meludahi wajah saya di depan para perangkat desa lain nya” imbuh Mirza saat diwawancari Wartapos
Mirza mengemukakan bahwa bukti rekaman CCTV akan membuktikan semua tindakan arogan seorang plt carik Desa Wonokupang,
Harapan semua perangkat desa Wonokupang biar sikap arogan plt carik Yayan mendapatkan pelajaran dan menjadikan efek jera dengan adanya kasus ini.
Reporter : Prayit





