Antisipasi Santri Kembali Mondok, Bupati Beri Bantuan Ponpes

Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron saat menyerahkan bantuan secara simbolis pada pimpinan dan pengasuh Pondok Pesantren.

BANGKALAN, Wartapos.id – Pondok pesantren yang ada di Kabupaten Bangkalan akan mulai menerima kedatangan santri mulai tanggal 13 Juni 2020. Untuk memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Deseas (Covid-19), Pemerintah Kabupaten Bangkalan memberikan bantuan berupa Handsanitizer, alat cuci tangan, masker thermogun dan vitamin pada Jum’at (12/06/2020) di Pendopo Agung Kabupaten Bangkalan.

Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron usai menyerahkan bantuan paket peralatan Kesehatan secara simbolis kepada pengasuh Ponpes di Bangkalan, menyampaikan bahwa bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian Pemkab Bangkalan dalam mendorong Pondok Pesantren untuk dapat menerapkan protokol kesehatan pada saat pengembalin santri.

“Dengan bantuan yang kami berikan ini, warga pondok dapat membudayakan hidup bersih dengan rajin mencuci tangan dan menjaga jarak ketika berkegiatan, sehingga dapat menjadi tindakan pencegahan covid di lingkungan ponpes,” tutur Bupati yang akrab dengan sapaan Ra Latif tersebut

Ra Latif mewajibkan kepada santri untuk membawa surat keterangan sehat, ”Jadi santri yang akan kembali ke ponpes di Bangkalan harus membawa surat keterangan sehat dari puskesmas atau rumah sakit asal domisili santri,” ujarnya.

Menurut Ra Latif, santri yang mondok di ponpes yang ada di kabupaten Bangkalan ini datang dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur.

“Yang mondok di ponpes yang ada di Bangkalan ini datang dari berbagai kabupaten seperti kabupaten tetangga kabupaten sampang, makanya harus ada surat keterangan sehat,”jelasnya.

Ra Latif mengharapkan agar bantuan paket ini dapat bermanfaat dan para santri dapat disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. ”Ada sekitar 159 pondok pesantren di Bangkalan yang dapat bantuan ini,” katanya

Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Bangkalan, H. Sudiyo , menyampaikan bahwa paket bantuan yang diserahkan secara simbolis tersebut pada masing-masing pondok pesantren itu terdiri dari 1.000 masker, 2 box kombinasi vitamin C dan E, 1 unit Thermogun, 5 liter disinfektan dan hand sanitizer serta sarana cuci tangan.

“Untuk pendistribusianya akan melibatkan Puskesmas masing-masing kecamatan dan tim dari perangkat daerah. Khusus untuk vitamin kita akan pastikan jumlah santri masing-masing pondok, untuk kebutuhan 20 hari kedepan,” jelasnya.

Reporter : Aksan