Humas Gugus Tugas Covid-19 Umumkan Hasil Tracing Surveilans

BANGKALAN, Wartapos.id – Humas Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bangkalan mengeluarkan keterangan pers terkait hasil Tracing yang dilaksanakan oleh petugas surveilans terhadap orang yang pernah kontak langsung dengan pasien positif Covid-19.
Humas Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bangkalan, Dr. Agus Zein, S.Pd, M.Pd pada Selasa (14/04/2020) malam menuturkan,“Dengan ini disampaikan kepada seluruh masyarakat Bangkalan, bahwa hasil tracing petugas surveilans terhadap pasien positif Covid-19 di Kabupaten Bangkalan dapat dijelaskan sebagai berikut : untuk Hasil tracing pasien positif Covid-19 asal Kecamatan Klampis, diwilayah Kecamatan Klampis tercatat 36 orang yang pernah kontak langsung dengan dokter Z dan dokter AT. Tahap pertama dilakukan rapid tes sebanyak 19 orang. Hasilnya 18 orang negatif dan 1 orang Positif (anak usia 8 tahun). Sedangkan sisanya sebanyak 17 orang akan dilakukan Rapid tes tahap berikutnya.” Jelas Agus.
Sedangkan untuk hasil penelusuran di RS. Lk Bangkalan menurut Agus, sampai Hari Selasa (14/04/2020) tercatat 25 orang yang pernah kontak langsung dengan dokter Z dan akan dilakukan rapid tes pada Hari Rabu (15/04/2020). Sedangkan rapid tes yang telah dilakukan terhadap 3 orang perawat dan 1 orang petugas satpam hasilnya negative.
“Hasil penelusuran di RSUD Bangkalan, tercatat 165 orang yang kontak langsung dengan dokter Z. Hasilnya, 1 orang tenaga kesehatan positif dan sedang menunggu hasil Swab/PCR dari BBPTK-PP Surabaya. Sedangkan sisanya sebanyak 164 orang hasil tesnya negatif.” Sambung Agus.
Agus kemudian menjelaskan hasil tracing pasien TR asal Kecamatan Bangkalan yang beberapa hari lalu sempat ramai diperbincangkan karena terlambatnya informasi resmi dari gugus tugas Covid-19 Kabupaten Bangkalan.
“Tercatat 12 orang yang terdiri dari 7 orang tinggal di Socah dan 5 orang tinggal di kota Bangkalan telah dilakukan rapid tes dengan hasil semuanya negative, Kepada 12 orang tersebut diwajibkan melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Selain itu, terdapat 20 orang tenaga medis yang pernah kontak langsung dengan TR akan dilakukan rapid tes pada Hari Rabu (15/04/2020),” jelasnya.
Untuk Perkembangan kondisi pasien TR menurut Agus sudah membaik. “Selang infus telah dilepas serta dalam masa tunggu hasil swab/PCR kedua dari BBPTK-PP Surabaya.” Tuturnya.
“Sedangkan Untuk perkembangan pasien R asal Blega telah didapat hasil swab/PCR kedua dari BBPTK-PP Surabaya dengan hasil negatif. Selanjutnya hasil tersebut masih diujikan lagi ke Laboratorium Litbangkes Jakarta dan sedang menunggu hasil.” Tutup Agus mengakhiri keterangan persnya.
Pewarta : Ahsan
Editor : Samsul Hadi





