
Sidoarjo, Wartapos.id – Banjir adalah momok yang menakutkan bagi masyarakat di musim penghujan ini. Apalagi, genangan air itu menggenangi sekolah yang notabene adalah tempat bernaungan ilmu bagi peserta didik.
Hal inilah, dirasakan oleh peserta didik/ siswa SDN Wage 2 Sidoarjo setiap tahunnya mengalami banjir, mulai dari di halaman hingga masuk ruang kelas siswa.
Sehingga aktifitas belajar mengajar mengalami kendala, apalagi airnya sampai mengenai buku maupun tas siswa menjadi rusak. Ini salah satu faktor terhadap proses belajar mengajar di SDN Wage 2.
Tak jarang, keluhan dari datang dari guru dan siswa menyelimuti lingkungan sekolah tersebut. Sehingga, perlunya proaktif dari pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan untuk melakukan tindakan agar siswa bisa menuntut ilmu tidak terganggu dengan kondisi genangan air yang masih menyelimuti lingkungan mereka.
Wajar, orangtua murid pun mengeluhkan kondisi itu di Sekolah yang anak didiknya belajar di tempat itu. Ketika Wartapos.id mengkonfirmasi Kepala Sekolah SDN Wage 2 Tiwi mengakui masih baru menjabat di Sekolah ini.
“Saya prihatin dengan keadaaan sekolah ini yang sering menjadi langganan banjir tiap tahunnya,” kata Tiwi.
Pihaknya berharap ada tindak lanjut dari Dinas Pendidikan Sidoarjo untuk bisa lebih serius lagi memperhatikan sekolah tersebut. Agar segera dibenahi bangunan secara fisiknya krena tempat menimbang ilmu pendidikan bagi anak penerus bangsa ini.
Kalangan guru pun berharap agar adanya penangan secepatnya dilakukan pengurukan, meninggikan ruang kelas yang sangat vital sebagai sarana untuk mengajar.
Sebab, kondisi sekolah tidak sejajar dengan jalan, bila terjadi hujan aliran hujan menuju di halaman sekolah hingga ruang kelas. Padahal, SDN Wage 2 ditunjuk menjadi sekolah adiwiyata.
Namun tak sejalan lurus akan kondisi saat ini, yang masih dihantui banjir bila terjadi hujan. “Tahun ini ngak mungkin karena banjir masih terjadi, insya Alloh tahun 2021akan di ikutkan lagi,” katanya.
Diketahui, SDN Wage 2 kerap terjadi banjir di musim hujan, bahkan banjir hingga mencapai 1/2 meter saat hujan terjadi. Kini uluran tindakan Dinas Pendidikan dan Pemkab Sidoarjo jadi harapan sekolah tersebut agar proses belajar mengajar tidak terkendala yang kini menghantui mereka tersebut.
Reporter : Arif Hidayat/ Sandra





