

Surabaya, Wartapos.id – Laga final Piala Gubernur Jawa Timur antara Persebaya Surabaya berhadapan Persija Jakarta, Kamis (21/02) bakal dinanti publik.
Ya, semula pertandingan itu di jadwal berlangsung Gelora Bung Tomo (GBT) kini dialihkan di Stadion Deltras Sidoarjo. Entah, kenapa dampak atas insiden bentrok antara suporter Aremania dengan Bonek di Blitar, Selasa (19/02) atau faktor keamanan, sehingga pertandingan final tersebut dialihkan di kandang Deltras Sidoarjo.
“Polda Jatim dan Instansi terkait memaksimalkan masing-masing anggota untuk melakukan pengamanan agar pertandingan sepak bola berjalan dengan aman, lancar, kondusif dan tertib, serta untuk memberikan rasa nyaman kepada masyarakat yang menyaksikan secara langsung jalannya pertandingan” kata Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hemawan usai rapat koordinasi kesiapan keamanan final Piala Gubernur Jatim di ruang bromo Mapolda.
Luki juga menambahkan, Pertandingan antara Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta di Deltras Sidoarjo nantinya tidak ada Suporter dari Persija. Hal itu, ia tegaskan karena sudah berkoordinasi dengan Polda Metro untuk menghimbau agar suporter Persija Jakarta untuk tidak menonton secara langsung di Gelora Deltras Sidoarjo, dan cukup nobar di wilayah masing-masing.
Luki sudah menghimbau kepada Jajarannya dan kepada semua pihak untuk menyiapkan fasilitas Nonton Bareng (Nobar). Sehingga, tidak harus berjubel di Stadion Deltras Sidoarjo untuk menonton laga final Persebaya bertemu Persija Jakarta tersebut.
Pemain Persija Jakarta nantinya akan mendapat pengawalan. Dan sebagai tamu harus, Polda Jatim menghormati hal itu. Luki juga menghimbau kepada seluruh suporter agar tertib.
“Saya sudah mengintruksikan kepada seluruh jajaran Polda Jatim untuk menindak tegas jika ada yang mencoba berbuat ricu dan tidak tertib” Pungkas Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan kepada para pewarta.
Khofifah Kecewa
Sementara, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengimbau para suporter Persebaya Surabaya, Bonek besok, Kamis (21/02) mempersilakan menonton laga Final Piala Gubernur Jatim 2020 di Stadion Delta Sidoarjo, untuk bersikap objektif dan sportif.

Utamanya, ia meminta agar para Bonek untuk menghomati lagu kebangsaan Indonesia Raya dan ikut serta menyanyikannya sebagai awalan sebelum pertandingan berlangsung.
Alasannya Khofifah, mengingatkan saat kick off pembukaan Piala Gubernur Jatim 2020 di Stadion Gelora Bangkalan yang juga diawali laga Persebaya dinodai sikap Bonek yang menolak menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya saat tersebut.
Malahan, Bonek kompak tak mau menyanyikan lagu Indonesia Raya dan sebaliknya bersama sama menyanyikan lagu Mars Bonek Persebaya atau yang akrab dikenal dengan Song of Pride itu.
Khofifah pun meminta saat ada instruksi mengumandangkan lagu kebangsaan, sebagai warga negara Indonesia yang baik, maka Khofifah meminta tak ada mars Persebaya yang dikumandangkan.
“Ya, kalau menyanyikan Indonesia Raya saya mohon semuanya berdiri, hormati negeri ini. Kita ini punya format pemersatu, yaitu merah putih pemersatu bangsa, Indonesia Raya juga pemersatu,” pesan Khofifah ini.
Khofifah mengaku kecewa dengan sikap Bonek yang menolak menyanyikan lagu Indonesia Raya saat kick off beberapa waktu lain di stadion Gelora Bangkalan, Madura.
Reporter : Bertus
Editor : Antonius Zie





