

BANGKALAN, WARTAPOS.ID – Jemparingan adalah tradisi memanah tradisional yang konon bermuara dari Bangkalan (Madura Barat). Sejarah mencatat, Jemparingan di populerkan oleh R. Prasena yang lebih dikenal sebagai Cakraningrat I dengan busurnya yang terkenal dengan nama “Gendewo”. Gladen Ageng Jemparingan yang diadakan di alun-alun kota Bangkalan tersebut memperebutkan piala Komandan Kodim 0829/Bangkalan rencananya akan berlangsung selama 2 (dua) hari, Sabtu (21/12/2019) dan Minggu (22/12/2019). Gladen Ageng Jemparingan piala Dandim 0829/Bangkalan tersebut terselenggara atas bekerjasama Kodim 0829/Bangkalan, Pemerintah Kabupaten Bangkalan dan paguyuban atau komunitas Jemparingan setempat.
Komandan Kodim 0829/Bangkalan, Letkol (Kav) Ari Setyawan Wibowo, S.Sos menyampaikan bahwa Gladen Ageng Jemparingan terselenggara atas kerjasama dengan Paguyuban Songgo Sukmo dan diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Juang TNI AD tahun 2019 serta Hari Ulang Tahun Kodam V/Brawijaya ke 71 tahun 2019.
“Gladen Ageng Jemparingan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika TNI AD Tahun 2019 dan Memperingati HUT Kodam V/Brawijaya yang ke 71 tahun 2019,” tutur Dandim 0829/Bangkalan dalam sambutannya sebelum membunyikan Gong Eksibisi Gladen Ageng Jemparingan pada Sabtu (21/12/2019).
Dandim yang akrab dengan sapaan Ari tersebut menyampaikan tujuan diadakannya lomba Jemparingan di Bangkalan ini karena merupakan salah satu potensi wisata dan untuk menumbuhkembangkan olahraga tradisional sehingga tercipta para penggiat olahraga Jemparingan Nusantara.
“Jemparingan ini diadakan di Kota Bangkalan karena merupakan salah satu potensi wisata dan untuk menumbuhkembangkan olahraga tradisional sehingga tercipta para penggiat olahraga Jemparingan nusantara nantinya dalam menggiatkan panahan tradisional Jemparingan ini.” Tutur
Ari menyebutkan bahwa para peserta Gladen Ageng Jemparingan tersebut berasal dari berbagai kota di Nusantara,”Ada sekitar 300 peserta yang datang dari kota-kota di Nusantara yang telah mendaftarkan diri mengikuti lomba panahan tradisional Jemparingan ini. Baik dari Kalimantan, Bali, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jawa Timur sendiri,”
Kategori yang akan dilombakan, menurut Ari dibagi dalam 3 (tiga) kategori,”Kategori dewasa putra, kategori dewasa putri dan kategori anak-anak. Dari masing-masing kategori, diambil 5 pemenang, Juara 1,2 dan 3 kemudian harapan 1 dan harapan 2.” Jelasnya.
Sementara itu, Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron menyampaikan bahwa lomba panahan tradisional Jemparingan piala Dandim Cup adalah upaya untuk melestarikan budaya Nusantara utamanya budaya masyarakat Madura.
“Lomba panahan tradisional Jemparingan ini adalah upaya untuk melestarikan budaya Nusantara utamanya adalah budaya masyarakat Madura. Tadi panitia menyampaikan bahwa peserta ada yang dari Bali, Kalimantan dan pulau Jawa sendiri.” Tutur Ra Latif (sapaan akrab Bupati Bangkalan).
Ra Latif juga menyampaikan harapan dengan diadakannya lomba Jemparingan ini,”Mudah – mudahan ini bentuk sekaligus upaya peningkatan wisata di wilayah Bangkalan. Sehingga dengan kegiatan ini kedepannya saya berharap bekerjasama dengan dinas terkait bisa memfasilitasi agar lomba Jemparingan ini semakin bagus semakin besar dan bisa meningkatkan SDA di sektor pariwisata,” harapnya.
Kapala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bangkalan, H. Sa’ad Asjari, MM menyampaikan bahwa membina olahraga tradisional termasuk dalam tugas Dispora,”Tugas kami dan Bapak Bupati adalah membina termasuk juga olahraga tradisional termasuk Jemparingan. Yang kita laksanakan kali ini termasuk ke tiga kalinya. Alhamdulillah ini adalah inisiatif dari beliau pak Dandim, Terimakasih banyak untuk beliau.” Jelas Sa’ad.
Sa’ad berharap kedepannya dapat diperbanyak event- event panahan tradisional Jemparingan,”Kami berharap agar kedepannya agar lebih diperbanyak event panahan tradisional ini. Mudah mudahan 2020 tidak hanya pada saat ulang tahun Bangkalan namun ada event dan moment yang lain.,” harapnya.
Terakhir, Sa’ad Menuturkan,”Terkait dengan atlit panahan tradisional Jemparingan ini, di Bangkalan ini sudah ada komunitas dan paguyubannya sehingga setiap ada event di luar, Alhamdulillah bisa mengirimkan atlit dan mengikuti lomba panahan tradisional Jemparingan tersebut baik di Bangkalan sendiri maupun diluar Bangkalan, termasuk di Jawa Tengah, mereka selalu berangkat mengikuti lomba tersebut,” tuturnya.
Hadir dalam eksibisi Gladen Ageng Jemparingan antara lain Kapolres Bangkalan, AKBP Rama Samtama Putra SIK MH MSi, Palaksa Lanal Batuporon, Mayor laut (E) Kangiadi, Kepala Pengadilan Agama Bangkalan, Drs. Abdul Samad, MH, Ketua KONI Kabupaten Bangkalan, Fauzan Ja’far, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bangkalan serta undangan lainnya. (San)





