
BANGKALAN, Wartapos.id – Hujan yang turun cukup deras dan disertai dengan angin kencang mengakibatkan sejumlah rumah mengalami kerusakan dan membawa korban jiwa di Desa Tlagah, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan. Hujan deras dan angin kencang tersebut terjadi pada Minggu (24/11/2019) sekitar pukul 15.00 WIB sore.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangkalan, Rizal Morris, menyampaikan bahwa hujan yang turun cukup deras dan angin kencang menyebabkan beberapa rumah terkena dampaknya,”Berdasarkan data sementara, korban jiwa yang meninggal dunia 1 (satu) orang atas nama Mahmudah (18 tahun) yang tertimpa reruntuhan bangunan rumah, untuk korban luka ada 2 (dua) orang luka ringan, untuk rumah, rusak berat 2 (dua) unit, rusak ringan sebanyak 21 (dua puluh satu) unit. Kendaraan bermotor 2 (dua) unit sepeda motor yang rusak ringan.” Papar Rizal menjelaskan dampak hujan deras dan angin kencang.
Rizal mengaku bahwa BPBD Kabupaten Bangkalan bersama Tim Tagana Dinsos Bangkalan serta anggota agen Kebencanaan BPBD Provinsi Jawa Timur masih terus melakukan Asesment pendataan dan koordinasi dengan Muspika Kecamatan Galis, Kepala Desa Tlagah dan warga setempat.“Kebutuhan mendesak saat ini material bangunan bagi korban terdampak,”ujarnya.
Lebih lanjut, Rizal menyampaikan dalam upayanya, BPBD Kabupaten Bangkalan bersama Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron serta didampingi oleh Muspika Kecamatan Galis mendatangi lokasi kejadian serta menjumpai keluarga korban meninggal dunia pada Minggu (24/11/2019) malam.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron menyampaikan duka serta bela sungkawa pada korban serta warga yang terdampak musibah puting beliung. “Saya secara pribadi serta mewakili pemerintah Kabupaten Bangkalan turut berduka atas bencana puting beliung yang menimpa warga desa Tlagah Kecamatan Galis. Kami berharap, baik keluarga korban serta warga yang tertimpa musibah diberikan kesabaran. Kami juga berharap bantuan yang kami berikan dapat meringankan serta bermanfaat,” ujar Ra Latif saat menyampaikan bantuan dan santunan kepada keluarga korban.
Ra latif (Sapaan akrab Bupati Bangkalan) juga menghimbau, agar masyarakat untuk lebih berhati-hati dan lebih tanggap terhadap bencana alam pada pergantian musim kemarau ke musim penghujan. Selain itu, Ra Latif meminta agar instansi lintas sektor baik BPBD maupun dinas kesehatan dapat bergerak cepat dalam penanganan bencana.
“Kami berharap, dalam memasuki musim penghujan ini masyarakat Bangkalan untuk lebih berhati-hati dan tanggap terhadap terjadinya bencana alam ataupun wabah penyakit. Karena itu kami juga menghimbau kepada semua pihak untuk meningkatkan koordinasi dan komunikasi sehingga penanganan bencana dapat ditangaini secara tanggap dan cepat,” Himbau Ra Latif . (San)





