Berniat isi tandon bensin, pertamini meledak

Pasuruan, Wartapos.id – Pengawasan terhadap makin merebaknya pom mini atau yang lebih populer disebut pertamini agaknya perlu diperketat mengingat banyaknya kejadian meledaknya dan terbakarnya pom mini diberbagai wilayah, pengawasan hendaknya dilakukan baik dari segi perijinan ataupun tingkat safety (keamanan) dari pihak terkait hingga tidak ada lagi kejadian fatal yang bisa menimbulkan kerugian material ataupun korban jiwa.
Seperti hal nya sebuah ‘SPBU mini’ milik Heri Avianto di Desa Gunung Gangsir, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan yang terbakar dan meledak pada sabtu (9/10) malam.
Kronologis kejadian kebakaran itu bermula saat pemiliknya sedang mengisi drum tandon BBM jenis premium dengan menggunakan alat sedot dari bahan besi, dugaan sementara kemungkinan karena adanya gesekan besi sedotan dengan drum yang berisi sekitar 200 liter premium terciptalah percikan api lalu menyambar uap bensin, selain membakar pom mini, api sempat menyambar bangunan rumah warga tepat di sebelah tempat kejadian, bahkan Heri selaku pemilik juga tak luput menjadi korban sambaran api hingga mengalami luka bakar.
untuk dapat menguasai api agar tidak menyebar lebih jauh, tak kurang tiga unit mobil PMK dikerahkan di lokasi kejadian, masing masing satu unit dari PT. DOMOSINDO, satu unit dari Porong Sidoarjo, satu unit lagi dari Kabupaten Pasuruan, langsung melakukan upaya pemadaman.
Warga sekitar juga banyak yang kaget karena kebakaran pom mini ini juga menimbulkan suara ledakan yang sangat keras “Kaget juga tadi karena ada bunyi ledakan yang mungkin dari drum minyak,” kata salah satu warga saat berada disekitar tempat kejadian.
mengenai penyebab pasti kejadian tersebut masih di dalami pihak kepolisian resort pasuruan. (syr/dik)