Kriminal

Polres Lumajang Musnahkan Sabu Seberat 5 Kilogram Kedalam Air Mendidih

Lumajang Wartapos.id – Sabu – sabu seberat 5 Kg dimusnahkan oleh Polres Lumajang, Pemusnahan barang bukti Sabu tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban di lobi Mapolres Lumajang, selasa (29/10/2019). Acara tersebut dihadiri oleh Muspida, Kejaksaan, Ketua DPRD, BNNK, PN, Tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Berbeda dengan pemusnahan barang bukti lainnya dimana biasanya di bakar dan dihancurkan, namun untuk pemusnahan serbuk haram berupa sabu – sabu ini dilakukan dengan cara memasukkannya kedalam air mendidih dan setelah larut di buang ke aliran septic tank.

Kapolres Lumajang AKBP M. Arsal Sahban menyampaikan bahwa ini merupakan hasil pengungkapan terbesar dalam sejarah Polres Lumajang.

“Berkat bantuan BNNK Lumajang dan BNN pusat, kita berhasil mengungkap sabu jaringan Sokobanah – Sampang seberat 5 kilogram”. Ungkap Kapolres.

Kapolres menambahkan bahwa pihaknya sebelumnya sudah melakukan penangkapan terhadap para pelaku pengedar sabu – sabu jaringan Sokobanah Sampang, diantaranya Mathori asal Sokobanah, Soni asal Sidotopo Surabaya, Ali Wafa asal Lumajang dengan barang bukti seberat 77,7 gram sabu.

Untuk Ali Wafa sendiri memiliki jaringan di wilayah Lumajang yang kesemuanya sudah tertangkap yaitu Yayak, Mirza dan Nikmat. Sementara Mathori memiliki jaringan di Luar Lumajang, termasuk yang ada di Kalimantan yaitu Yuda alias Ibay, Yusuf, Bobby dan terakhir Hanif Rohman asal Tempeh Lor Kecamatan Tempeh – Lumajang dengan barang bukti sabu seberat 5 Kilogram.

Sementara itu Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati yang akrab dipanggil bunda Indah menyampaikan bahwa pengungkapan sabu seberat 5 kg ini merupakan kado terakhir dari Kapolres Lumajang yang sebentar lagi akan pindah tugas ke Kota Bogor Jawa Barat, pihaknya mengaku senang dan sekaligus sedih atas pengungkapan sabu kali ini.

“Saya senang sekali Kapolres Lumajang berhasil mengungkap sabu seberat 5 kilogram, namun disisi lain saya merasa sedih jika Lumajang menjadi sarang barang haram tersebut, dan saya berharap kepada orang tua untuk lebih ekstra ketat untuk mengawasi anak – anaknya agar terhindar dari dunia haram jenis sabu ini” Ujar Bunda Indah.

“Saya juga sedih karena Pak Kapolres akan pindah tugas, namun ini adalah kado terakhir yang diberikan bapak Arsal kepada Pemerintah Lumajang di akhir masa jabatannya sebagai Kapolres Lumajang” Imbuh Bunda Indah.(nzr/war)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button