Kapolres Ambil Langkah Cepat Atasi Maraknya Pencurian Sapi

Termasuk didalamnya soal maraknya maling sapi di Lumajang, para Kapolsek di Lumajang diminta untuk mencari solusi terhadap kejadian yang meresahkan masyarakat.
Kali ini Kapolres Lumajang turun langsung kelapangan guna mengecek situasi di TKP pencurian sapi dan melihat kandang sapi yang dicuri, Kapolres juga menemui korban secara langsung dan dalam kesempatan ini kapolres meminta maaf kepada korban dan memberikan santunan.
Kapolres juga telah menginstruksikan kepada para Kapolsek untuk membentuk satgas keamanan desa yg sudah terbentuk di salah satu Desa di Jatiroto yaitu Desa Sukosari. Satgas keamanan desa ini terbukti dapat menekan angka kriminalitas di seputaran Desa Sukosari yang awalnya terkenal rawan.
Kapolres memberikan penekanan kepada Kapolsek jajaran mengenai penanganan kasus kriminalitas terlebih lagi jika pelaku kejahatan sampai berani mencoba membahayakan masyarakat maupun personil itu sendiri. Atensi Kapolres yaitu tindak tegas, saat lisan tidak dihiraukan maka timah panas yang mengambil tindakan. Perintah ini tampaknya tidak main-main. Selama 1,5 bulan bertugas di Lumajang jajaran Polres Lumajang sudah menembak 8 pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat.
Mereka terdiri dari 4 begal motor, 2 pelaku curanmor dan 2 lagi pelaku tindak pidana asusilan.
“Saya memang memerintahkan anggota yang ada di lapangan agar dengan tegas menembak para pelaku pengacau di wilayah Lumajang, palagi kalau mereka sudah membahayakan masyarakat umum maupun petugas, silakan dengan tegas melumpuhkan dengan senjata api”. Tegas Kapolres





