Jatim
Dinas Pendidikan Lumajang Dukung Gatra Dalam Lomba Literasi Cipta Dan Baca Puisi

Lumajang Wartapos.id
Komunitas Gatra (Graha Sastra) Lumajang Jawa Timur yang merupakan Kumpulan para sastrawan dan sastrawati Lumajang menggelar lomba tulis dan baca puisi, yang selenggarakan pada sabtu (29/09) kemarin di gedung Narawita Agung Sukodono Lumajang dengan di ikuti ratusan peserta dari unsur pelajar dari SD/MI dan MTS/ SMP.
Menurut Wakil Direktur Gatra Lumajang Farida Susanti menjelaskan bahwa Gatra ini terbentuk karena keinginan para penggiat seni yang ada di Lumajang.
“Komunitas Gatra terbentuk dari jeritan suara hati para sastrawan dan sastrawati Lumajang yang belum memiliki wadah sebagai hunian bagi penggiat seni dan penikmat seni, maka di tanggal 08 oktober 2017 terbentuklah Gatra” Ucapnya.
Terkait Lomba cipta dan baca puisi, Fadila menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan untuk memotifasi para pelajar agar bisa mampu membuat dan membaca puisi dengan baik.
- Suasana Lomba cipta dan baca puisi yang diadakan oleh Gatra
“Kita punya misi untuk melakukan edukasi kesastraan juga pembinaan dan minimal membuat seseorang termotifasi untuk berkarya membuat puisi dan membacakan puisi dengan baik” Ungkap Wanita yang juga sebagai pendidik ini.
Sementar itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang Siswinarko menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh Gatra karena kegiatan tersebut mengkait materi pendidikan yang utamanya literasi membaca dan menulis Puisi.
“Dinas menyambut baik program lomba cipta dan baca puisi ini, karena program ini mengkait materi pendidikan yang utamanya literasi membaca dan menulis, jadi kegiatan ini bagus sekali” Terang Kadin Pendidikan Lumajang.
Lebih Jauh Siswinarko menyapaikan bahwa kegiatan seperti ini sudah jarang di lakukan dan terkesan sudah tidak terkenal, oleh sebab itu pihak Dinas Pendidikan sangat mendukung kegiatan yang laksanakan oleh Gatra.
“Pihak Diknas memberikan peluang untuk gerak pada Gatra sehingga diharapkan bisa berjalan di masing – masing Sekolah dan bersinergi antara guru pembina penulisan dengan Komunitas Gatra dan nantinya akan ada suatu pelatihan bagi para guru untuk mencipta dan membaca puisi, minimal ada kontrol para guru untuk maju” Pungkasnya (Nzr)



