JatimMitra PolisiProbolinggo

Kapolres Resmikan Gedung PPA Bertepatan 10 Muharrram 1440 Hijriyah

Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad saat menandatangani prasasti diresmikannya gedung PPA

Probolinggo, Wartapos.id – Bertepatan dengan 10 Muharram 1440 Hijriyah, Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad meresmikan gedung PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak), Kamis (20/8/2018). Peresmian gedung  yang berada di belakang Mapolres itu (PPA) ini, diawali pemotongan pita dan pemotongan tumpeng, bersama para undangan yang hadir.

Menurut Kapolres Fadly, gedung PPA yang mempunyai lebar 5,5 meter dan panjang 16 meter, yang di dalamnya terdapat 3 ruangan itu, sengaja diresmikan bertepatan dengan 10 Muharram. Karena menurutnya, banyak terdapat mukjizat dan hidayah di dalam 10 Muharram tersebut.

Kapolres AKBP Fadly Samad dalam sambutannya mengatakan “Seperti Nabi Adam AS , beliau diampuni dosa-dosanya, tepat pada 10 Muharram. Nabi Yunus AS, dikeluarkan dari perut ikan paus juga pada 10 Muharram, dan Nabi Musa AS, memecah lautan dengan tongkatnya pada 10 Muharram. Dan gedung ini kami resmikan pada 10 Muharram juga. Semoga ini menjadi barokah dan bermanfaat kedepannya, “Ujarnya.

Perlu diketahui kantor lama Unit PPA yang satu kesatuan dengan gedung Polres Probolinggo nantinya akan ditempati unit Identifikasi. Unit Ident, sebelumnya menempati ruangan sempit yang berada di dekat gudang Polres Probolinggo

Menurut Kapolres, Kasus yang ditangani unit PPA Satreskrim Polres Probolinggo hingga September ini, mencapai puluhan kasus. Kapolres Probolinggo berharap kasus yang ditangani unit ini turun.

Dari data unit PPA, hingga 23 kasus yang melintas perempuan dan anak. Rinciannya 8 kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), 3 persetubuhan anak-anak, dan 5 kejahatan di bawah umur. Kemudian ada kasus perkosaan sebanyak 2, dan persetubuhan ada 5 kasus. Kasus itu ada yang masih dalam proses sidik dan ada yang sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo.

Tingginya kasus di unit PPA menjadi atensi Kapolres. Ia berharap dengan adanya gedung baru itu, selain menjadi penyelesaikan kasus, juga menjadi tempat edukasi. Diantara dengan mengandung Komisi Perlindungan Anak (KPA) Kabupaten Probolinggo dan siswa. Tujuannya adalah untuk memberikan pengetahuan bagi kaum muda tentang perempuan dan anak.

“Nantinya tidak hanya menangani kasus-kasus saja. harapan kami dengan adanya gedung baru ini, juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat, utamanya siswa-siswa sekolah. Bagaimana mereka bersikap di lingkungan, bagaimana mereka terlibat dalam pencegahan kejahatan seksual dan lain-lainnya,”tambahnya.

Pembangunan gedung PPA tersebut lanjut mantan Kapolres Tuban ini, merupakan langkah untuk meningkatkan pelayanan Polres Probolinggo, kepada masyarakat khususnya kantor PPA dan Identifikasi, lebih maju dan lebih baik. Hadir dalam momen tersebut, Forpimda, MUI, Sejumlah Ketua DPC Partai serta segenap jajaran pejabat dan anggota Polres Probolinggo. (Rul/Sf)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button