JatimLamonganPemerintahan

Bantuan Program UPPO Dusun Sumamper Desa Madulegi Amburadul

Lamongan, Wartapos.id – Muhammad sukairi Ketua Kelompok Mekar Sari Penerima program UPPO yang beralamat di “Dusun Sumampir, Desa Madulegi,  Kecamatan Sokodadi, Kabupaten Lamongan. pada tahun 2015 merupakan salah satu kelompok penerima bantuan Unit Pengelolaan Pupuk Organik (UPPO) berupa 10 (sepuluh) ekor sapi berikut kandang dan rumah kompos dari kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian.

Semetara ketua kelompok Muhammad  Sukairi saat ditemui wartapos.id dikediamannya,”Pada Selasa (01/05/18) . Menuturkan program bantuan UPPO tahun 2015 saat pencairan anggaran 3 tahap untuk tahap  I digunakan untuk pembuatan kandang sapi dan rumah kompos sebesar 50 juta sedangkan untuk tahap 2 dibuat pengadaan 10 ekor sapi dengan nilai 90juta untuk tahap ke 3 dibelikan 1unit motor roda tiga sama alat pemotongan rumput. namun pencairan anggaran tidak  di ambil untuk tahap ke 3. Untuk itu pengadaan tossa dan pemotong rumput sampai sekarang belum ada .

Muhammad Sukairi juga mengatakan bahwa awal pembelian sapi untuk anggaran sebesar 90juta tahap 2 untuk pengadaan pembelian sapi 10ekor hanya  di belikan 4 ekor sapi dengan alasan anggaran untuk pembuatan kandang sapi dan rumah kompos ada kekurangan jadi anggaran pengadaan sapi dibuat menutupi kekurangan pembuatan rumah kompos dan kandang sapi.

Untuk itu dari lembaga swadaya masyarakat LSM JERAT (jaringan emansipasi dan partisipasi rakyat) meninjau lokasi kandang dan rumah kompos program UPPO tahun 2015 tersebut terlihat tidak terurus dan juga sapinya tinggal 1 ekor tutur Maksum LSM JERAT pada hari Selasa (01/05/18).

Sedangkan ketua kelompok program UPPO Muhammad Sukairi saat ditanya rekan Wartapos.id  terkait dengan sapi yang tinggal 1 ekor tersebut agak gugup dan bingung pasalnya setelah mengatakan dijual mengatakan lagi dititipkan kepada salah satu orang yang beralamat di Desa Godog Kecamatan Laren. “himbaunya

“Sukairi juga menambahkan jika rekan-rekan media dan LSM mau lebih jelas lagi tentang keberadaan sapi dan pelaksanaan program UPPO tanya langsung kepada pelaksana Pak Kasun Dusun Sumampir Joko Setiawan Budi  .Sementara Kasun Sumampir Joko Setiawan Budi saat mau di konfirmasi tidak ada di rumah menurut Muhammad Sukairi Pak Kasun Joko Setiawan Budi  lagi keluar kota berjualan.”tuturnya.

Menurut kepala desa (KADES) Madulegi Suwoto saat ditemui dirumahnya pada rabu (02/05/2018) menuturkan terkait dengan program bantuan UPPO. Waktu pengajuan saya belum menjabat sebagai kades karena pengajuan program UPPO tahun 2013. Namun pada tahun 2015 Kelompok Mekar Sari memang mendapatkan program UPPO. Tetapi Saya hanya diberitahu oleh Pelaksana program UPPO saat pencairan dana tahap 1 selanjutnya saya tidak lagi di beritahukan oleh pengurus program UPPO ” Ujarnya

“Kades Suwoto saat ditanya Jumlah sapi yang tinggal 1 ekor menuturkan” saya tidak tau apa – apa saya juga tidak pernah mendapat laporan dari pengurus. kades Suwoto juga mengatakan akan memanggil pengurusnya program UPPO biar permasalahan ini jelas. “Katanya (yud)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button