Satlantas Polres Probolinggo: Operasi Rutin, Puluhan Kendaraan Diamankan Pelanggaran STNK dan SIM Mendominasi

Probolinggo, Wartapos.id – Jajaran Polisi Lalu Lintas (Polantas), Satlantas Polres Probolinggo menggelar operasi rutin guna mengantisipasi keberadaan motor bodong dan maraknya pencurian.
Hasilnya puluhan sepeda motor berhasil diamankan dalam operasi yang digelar selama seminggu terakhir.
Kasat Lantas Polres Probolinggo AKP Ega Prayudi mengatakan, operasi rutin kali ini dilakukan untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas, serta mengantisipasi kendaraan bodong di wilayah hukum Polres Probolinggo. Ega juga menyampaikan, dari hasil operasi tersebut, pengendara yang melanggar rata-rata tidak membawa surat-surat kelengkapan kendaraan bermotor. “Dari puluhan pengendara yang melanggar, kami beri sanksi berupa tindakan langsung (Tilang),” tuturnya, Rabu (31/1)
Ega menambahkan, selain menggelar operasi rutin dan menindak para pengendara yang melanggar, pihaknya juga memberikan peringatan dan himbauan kepada para pengendara agar dalam setiap berkendara menggunakan helm dan alat kelengkapan berkendara, serta selalu berhati-hati agar selamat sampai tujuan. “Yang jelas himbauan keselamatan berkendara selalu kami ingatkan kepada para pengendara agar selamat di perjalanan,” ungkap perwira berpostur tinggi dan ganteng ini.

Ia menambahkan, dalam operasi rutin kali ini, pihaknya menerjunkan beberapa anggota Polisi Lalu Lintas dengan berpakaian lengkap dan rapi. Selain itu, kata Ega, sebelum ia menerjunkan anggota, terlebih dahulu dilakukan apel dan pengarahan-pengarahan terhadap anggota agar dalam bertugas mereka akan membawa manfaat bagi pengendara.
Sementara itu Kanit Regident Polres Probolinggo Ipda Guruh Yudi Setiawan mengatakan dalam mengatasi permasalahan bidang lalu lintas, tidak bisa berdiam diri, melainkan wajib bertindak dan melakukan berbagai upaya untuk menciptakan situasi Kamseltibcarlantas, dengan memberdayakan seluruh stakeholder, agar dapat diambil langkah yang komprehensif dan menyelesaikan permasalahan lalu lintas dengan tuntas.
“oleh sebab itu, diperlukan koordinasi bersama antar instansi pemerintah yang bertanggung jawab dalam membina dan memelihara kamseltibcar lantas, sehingga tercipta keterpaduan langkah yang dapat menunjang pelaksanaan tugas.” lanjutnya.
Operasi ini kata dia, bertujuan meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya, meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, menurunnya tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri, dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib dalam berlalu lintas.
“Dengan adanya kegiatan rutin seperti ini, kiranya dapat meberikan efek jerah bagi si pengendara. Mereka harus tahu bahwa betapa pentingnya memiliki kelengkapan berkendaraan guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan bersama,” tutup Guruh. (tim)





