JatimNasionalPemerintahanProbolinggo

Menteri KLH : Probolinggo Siap Menyambut Kedatangan Jokowi

Menteri KLH, Siti Nurbaya saat berada di kabupaten Probolinggo
Menteri KLH, Siti Nurbaya saat berada di kabupaten Probolinggo

Wartapos.id, Probolinggo
Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLH) RI Siti Nurbaya melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Probolinggo, Minggu (23/7). Menteri perempuan itu berkunjung ke Petak 1A RPH Kaliacar BPKPH Kraksaan di Desa Brani Wetan, Kecamatan Maron.

Dia berkunjung ke Kabupaten Probolinggo dalam rangka memantau Program Izin Pemanfaatan Hutan Perhutanan Sosial (IPHPS) di Kabupaten Probolinggo. Untuk persiapan kunjungan Presiden Joko Widodo.

Dalam sambutannya, Siti Nurbaya mengatakan, setelah berkeliling kebeberapa daerah, Kabupaten Probolinggo yang paling siap menerima kunjungan Presiden.
“Saya datang ke sini untuk mengonfirmasi dan mengecek kesiapan daerah menerima kunjungan Bapak Presiden Joko Widodo. Ternyata, setelah saya berkeliling dari berbagai daerah, tempat ini (Kabupaten Probolinggo) yang benar-benar siap dikunjungi Presiden,” ujarnya, kemarin.

Menurutnya, kunjungan Presiden itu akan dilakukan dalam waktu dekat. Namun, Siti Nurbaya tak memastikan tanggalnya. “Kunjungan itu akan dilakukan dalam satu atau dua minggu ke depan,” ujarnya.

“Melihat kesiapan di lapangan, tempat ini yang paling cocok untuk dikunjungi Bapak Presiden. Hal ini penting karena petani disini sudah lama berinteraksi dengan Perhutani. Lahan Perhutani yang dimanfaatkan untuk kesejahteraan petani teregister mencapai 18 juta hektar. Bapak Presiden meminta semua kementerian untuk bersama-sama supaya lahan Perhutani bisa dipakai secara benar untuk rakyat agar memberikan penghasilan yang bagus, “katanya.

Menurut Siti Nurbaya, lahan Perhutani hendaknya pemanfaatannya bukan hanya kerja, sehingga selain penghasilan juga ada pendapatan. Yang penting sasarannya ada kesempatan kerja dan harus ada pendapatannya. Serta secara wilayah ada denyut ekonominya. Untuk itu maka peran dari perbankan menjadi sangat penting, “Dalam aturan mainnya ada dasar-dasar aturan main yang harus disesuaikan bagi kesejahteraan rakyat. Dimana 70% keuntungan untuk Perhutani dan 30% untuk petani. Bagaimana kalau ke depan dibalik, “pungkasnya disambut applaus petani.

Sedangkan, Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari menyambut baik apa yang disampaikan Siti Nurbaya. Dia berharap, Siti Nurbaya bisa kembali datang dan mendampingi Presiden. “Terima kasih kepada Kementerian yang membawa angin segar akan membawa Bapak Presiden berkunjung kemari,” ujarnya.

Lebih jauh Hj. P. Tantriana Sari, SE menyampaikan bahwa program dari Kementerian LHK RI ini betul-betul dirasakan manfaatnya, khususnya petani yang selama ini hanya menjadi penonton karena keterbatasan lahan. Semoga program perhutanan sosial ini bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat dan mampu menjadi pilot project di Indonesia, ungkapnya.

Hal senada disampaikan oleh suaminya H Hasan Aminuddin. Menurutnya, dalam program perhutanan sosial ini, setiap petani diberikan lahan maksimal 2 hektar dari Presiden Joko Widodo. Sehingga jika dihitung penghasilannya maka setiap hektarnya akan memperoleh sebesar Rp 2,4 juta per bulan.
“Nanti para petani akan diajari cara menanam yang baik. Jangan khawatir tentu BUMDes yang akan bergerak. Saya hanya titip tolong amanah dan jujur menjalankan program perhutanan sosial ini. Jangan buat malu masyarakat Kabupaten Probolinggo di tingkat nasional, “pesannya.

Sedangkan Kepala Desa Brani Wetan Sujoko banyak menceritakan asal mula warganya mengerjakan lahan orang lain. Awalnya warganya sembunyi-sembunyi dan kucing-kucingan karena tidak ada kepastian.Pasalnya lahan ini menjadi sumber penghasilan untuk biaya sekolah anaknya dan mondok di pesantren.

“Mulai ada program baru ini, maka warga mulai menggarap lahan Perhutani maksimal 2 hektar per orang. Kontraknya selama 35 tahun dan boleh diperpanjang. Terima kasih atas dukungan semua pihak sehingga warga bisa mengelola lahan Perhutani melalui program Perhutanan Sosial, “katanya. (Rul/Tim)

 

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button