Kapolres Sidak Posko Lebaran, Antisipasi Lonjakan Penumpang di Terminal Bayuangga Kota Probolinggo

Wartapos, Probolinggo
Langkah preventive Polres Probolinggo Kota dalam penanganan arus mudik dan balik, termasuk antisipasi terhadap lonjakan penumpang di terminal bis Bayuangga kota Probolinggo dilakukan oleh Kapolres Probolinggo kota, AKBP Alfian Nurrizal, Senin (19/6).

AKBP Alfian Nurrizal, Kapolres Probolinggo kota saat berada di Terminal bayuangga
AKBP Alfian Nurrizal, Kapolres Probolinggo kota saat berada di Terminal bayuangga

Kapolresta melakukan sidak di terminal dan posko lebaran yang ada diwilayah tersebut. Pada sidak yang berlangsung sekitar pukul 10.00 itu, berbeda dengan sidak pada umumnya, Polresta selain didampingi oleh sejumlah perwir dilingkup dinasnya, juga mengajak Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Majelis Ulama Indonesia (MU) Kota setempat.
Di Terminal Bayuangga, MUI mendoakan penumpang yang hendak bepergian di dalam bus. Tak hanya itu, MUI juga mendoakan para pedagang asongan, pengamen, bahkan peminta-minta. Sebelum sidak di terminal, Kapolresta AKBP Alfian Nurrizal berkesempatan singgah di pos keamanan lebaran di depan terminal. Orang nomor satu di Polresta ini, sempat melontarkan pertanyaan ke anggotanya yang bertugas siang itu, seputar tugas yang dijalankannya. Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta memberi semangat kepada anggota yang bertugas di posko terkait. Ia meminta anggotanya untuk fokus pada wilayah tugasnya dan selalu tersenyum. “Kita jangan bersikap sangar terhadap masyarakat dan pemudik. Jangan sampai mereka tidak suka pada kita. Tersenyum, itu kunci pelayanan,” ujarnya.
Kepada kepala jaga pos, kapolresta meminta untuk mengabsen anggotanya dan melaporkan kalau ada petugas jaga yang tidak masuk. Oleh kapolresta, petugas yang kena kewajiban menjaga di pos pengamanan, untuk tidak berkeliaran ke wilayah pos.
Alfian menghimbau pada petugas agar mereka mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan, sehingga pemudik lancar sampai di tempat tujun. “Untuk polwan, tolong layani pemudik dan penumpang angkutan umum yang perempuan. Jangan menggeledah mereka,” tandasnya kepada dua polwan yang menjaga. Usai mengecek posko, Kapolresta berjalan kaki menuju terminal dan langsung mengecek kondisi beserta kelengkapan bus. Bahkan Kapolres sempat berbincang dengan sopir dan penumpang di terminal Bayuangga. Kepada sopir, ia meminta untuk mematuhi peraturan lalu lintas, tertib di jalanan dan tidak ugal-ugalan. Pengemudi juga diminta untuk tidak mengangkut penumpang berlebihan. Setiap kali masuk ke bus, untuk mengecek, Alfian meminta ketua MUI Nizar mendoakan penumpang agar selamat sampai tujuan. “Ayo pak kyai doakan kru bus dan penumpang agar selamat dalam perjalanan,” pintanya. Spontan KH Nizar mengangkat tangannya dan mendoakan seluruh kru bus dan penumpang yang hendak berangkat atau meneruskan perjalanannya. Penumpang yang ada di dalam bus, termasuk sopir, kondektur dan pembantu sopir (Kenek) tanpa secara spontan mengamini doa yang diucapkan oleh Kyai Nizar. (Rul/Haq).