Warga Desa Surowiti Berharap Bupati Bisa Menepati Janjinya
Wartapos, Gresik
Atas nama seluruh warga Desa Surowiti Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Muhammad Kholidul Iman selaku Kepala desa (Kades) menagih janji Bupati dan Wakil Bupati Gresik (Sambari dan Qosim) yang telah berjanji menjadikan Surowiti sebagai kawasan Wisata Bukit Surowiti (WBS).
“Janji itu disampaikan Sambari-Qosim sebelum terpilih menjadi bupati -wabup untuk periode kedua. Bahkan, janji tersebut tertuang dalam prasasti yang telah ditandatangani beliau berdua dan kini masih terukir di balai desa kami,” ungkap Kades Muhammad Kholidul iman.

Kini, setelah mereka berdua kembali memimpin Gresik, jangan salahkan warga desa jika mereka menagih janji. Sebab, warga Desa Surowiti memang menaruh harapan besar terwujudnya Kawasan Wisata Bukit Surowiti (WBS). “Potensi yang paling menonjol di desa kami memang sektor pariwisata. Makanya, warga sangat berharap perekonomian mereka bisa meningkat dengan terwujudnya kawasan WBS,” tandasnya serius.
Berikut janji Sambari – Qosim kepada warga Desa Surowiti yaitu Wisata Religi (makam Sunan Kalijogo, Makam Mpu Supo, Makam Raden Bagus Mataram, Mbok Ayu Roro Mendut), Area parkir, toko souvenir, gedung serbaguna, kantor desa, Kolam pancing, rumah makan apung, kolam renang/waterboom, Out bond, point ball, adventur Surowiti resort, Fun bike adventure, Fun trail adventure, Camping ground, Rest area, pasar sapi.
“Mudah-mudahan Bupati Sambari dan Wabup H Moh Qosim segera menepati janjinya dengan menjadikan Surowiti sebagai kawasan Wisata Bukit Surowiti (WBS), sehingga dapat meningkatkan perekonomian warga desa kami,” pungkasnya penuh harap.
Kawasan Wisata Bukit Surowiti atau disebut juga Petilasan Pertapaan Sunan Kalijaga adalah sebuah perkampungan kecil yang dihuni oleh kurang lebih 80 rumah tangga, berlokasi di atas bukit yang terjal dengan luas ± 5 Ha. Dengan ketinggian 260 m dari permukaan laut, terletak di Desa Surowiti, kecamatan Panceng yang berjarak ±40 km dari kota Gresik melalui Jalur pantura Gresik-Tuban atau ±3 km dari jalan raya Panceng.
Disamping itu juga mempunyai panorama yang indah terutama dari atas bukit, kita dapat melihat pemandangan laut serta bukit dan hutan yang ada di sekitarnya. Dan pada bulan Besar atau biasa disebut Dhulhijjah, hari kamis minggu terakhir dilaksanakan upacara tradisi sedekah bumi, di atas bukit tersebut. (dn)





